Sinopsis & Review Kung Fu Panda 4, Po Naik Pangkat?

PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Seluruh film Kung Fu Panda selalu bisa menghibur para penontonnya. Tidak heran kalau rumah produksi DreamWorks terus melanjutkan kisah si Po hingga serialnya yang ke empat. Film Kung Fu Panda ini tidak menampilkan seluruh pemain ansambelnya, hanya Po saja yang terlibat penuh bersama kedua Ayahnya.

Kali ini Po harus berkutat dengan tugas barunya untuk menjadi pengganti Mister Oogway sebagai Pemimpin Spiritual di Lembah Damai. Namun sepertinya tugas itu sulit dilakukan ketika musuh baru datang mengacaukan rencana Po. Simak keseruan kisah seru Po dalam melawan sang musuh dalam ulasan filmnya berikut ini!

Sinopsis

Kung Fu Panda 4_Poster (Copy)

Po (Jack Black) si Dragon Warrior berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Ia menjaga penuh Lembah Damai, kampung halamannya, dari banyak musuh. Hal itu membuat semuanya hidup dalam keharmonisan. Satu waktu, Master Shifu (Dustin Hoffman) meminta Po untuk melanjutkan tugas dari Master Oogway sebagai Pemimpin Spiritual.

Namun Po menolaknya, ia sudah nyaman dengan titelnya saat ini menjadi Dragon Warrior. Po tidak mau ada perubahan. Mendengar hal tersebut, Master Shifu mengatakan bahwa hal tersebut harus dilakukan supaya semua yang ada di Kastil Giok selaras. Titel Dragon Warrior harus diturunkan ke pahlawan yang baru.

Po pun mencoba bermeditasi untuk mendapatkan ilham. Alih-alih melatih inner peace-nya, Po malah tidak fokus apalagi setelah bertemu dengan sosok misterius yang tidak pernah ia lihat di kastil. Sosok itu berupa rubah korsak bernama Zhen (Awkwafina) yang hendak mencuri beberapa relik di dalam ruang penyimpanan.

Po pun segera menghentikan Zhen yang tidak percaya bahwa panda gendut itu adalah seorang pendekar. Zhen menyerah dan segera ditangkap untuk dimasukkan ke penjara. Di saat yang sama, salah satu sosok musuh besar Po yakni Tai Lung (Ian McShane) muncul kembali; padahal seharusnya ia sudah ada di alam roh.

Berita itu segera diinformasikan pada Po. Seluruh warga mulai khawatir kalau Tai Lung benar-benar kembali untuk balas dendam. Zhen yang tak sengaja mendengar kabar itu lantas memberitahu Po bahwa itu bukan benar-benar Tai Lung, melainkan sosok penjahat yang dikenal dengan nama Chameleon (Viola Davis) yang menyerupainya.

Po bertanya bagaimana Zhen bisa mengetahui hal tersebut. Zhen lantas menawarkan kesepakatan bahwa ia akan membantu Po untuk menemukan Chameleon dengan catatan ia dibebaskan. Tak berpikir panjang, Po pun melepaskan Zhen dan bersama, mereka pergi ke kota lain tempat di mana Chameleon berada.

Sesampainya di kota yang ternyata dipenuhi oleh dunia kriminal, Zhen segera membawa Po ke sebuah kastil di atas gunung dengan penjagaan ketat. Chameleon ini merupakan sosok bunglon jahat yang bisa menyerap kekuatan dan kemampuan seseorang; dan Zhen berharap Po sangat berhati-hati untuk menghadapinya.

Setelah melewati banyak halangan, Po dan Zhen pun berhasil masuk ke dalam kastil milik Chameleon. Sayangnya sebuah perangkap mengunci Po dalam sebuah jeruji yang sudah diurapi sihir kuno; sehingga kekuatan Po sebagai pendekar pun tidak akan kuat menembusnya. Po pun meminta Zhen menolongnya menggunakan tongkat kearifan.

Begitu tongkat kearifan diambil oleh Zhen, ia malah memberikannya pada Chameleon. Ternyata Zhen adalah murid Chameleon yang diminta untuk membawa Po dan tongkat kearifannya ke kastil. Po yang mengetahui hal tersebut kecewa berat, ia sedih bukan main karena telah menganggap Zhen adalah teman barunya.

Zhen merasa tidak enak hati, karena beberapa kali Po memperlihatkan bahwa ia tidak seperti master-master lainnya yang tidak kenal ampun. Po merupakan pribadi yang baik dan tulus. Namun Zhen tidak bisa berbuat apa-apa karena jebakan itu adalah permintaan gurunya sendiri. Po pun dilempar oleh Chameleon dari kastil, berharap ia mati.

Beruntung Po bisa bertahan berkat bantuan dua Ayahnya yakni Mr. Ping (James Hong) dan Li Shan (Bryan Cranston). Ia selamat dan kembali ke kastil. Di sisi lain, Chameleon mulai melakukan ritual penyerapan kekuatan para master di alam roh termasuk Tai Lung. Zhen yang melihat hal itu segera pergi mencari Po berharap Panda itu masih hidup.

Benar saja, di gerbang kastil, Zhen melihat Po dan langsung memeluknya juga meminta maaf telah mengkhianati kepercayaan Po. Zhen memperingati Po soal ritual yang telah dimulai oleh Chameleon. Po memaafkan Zhen dan segera masuk ke kastil. Sementara Zhen dan kedua Ayah Po mencari bantuan lewat teman-teman kriminal Zhen.

Perang pun dimulai. Kini ada puluhan kekuatan yang Chameleon sudah kuasai dan ia yakin Po tidak akan mungkin bisa mengalahkannya. Sebelum bertarung, ia mendatangi semua master dari alam roh dan berjanji untuk mengembalikan kekuatan mereka lagi dan mengalahkan bunglon gila itu sehingga para master bisa kembali ke alam roh dengan tenang.

Chameleon mulai menyerang Po yang kini sudah mendapatkan kembali tongkat kearifannya. Bunglon itu tanpa henti menggunakan kekuatan para master. Meski demikian Po tidak menyerah. Ia terus melawan Chameleon habis-habisan. Sedangkan Zhen dan kedua Ayah Po juga teman-teman kriminal Zhen melumpuhkan para penjaga.

Tapi kekuatan Chameleon benar-benar sakti, sehingga membuat Po kewalahan. Chameleon berhasil mengurung Po di jeruji dan tidak bisa bergerak. Po lantas melempar tongkat kearifan pada Zhen dan meminta Zhen melanjutkan pertarungannya. Po memberitahu bahwa Zhen harus percaya pada kekuatan yang ia miliki.

Kini lawan Chameleon adalah muridnya sendiri. Bunglon itu mengatakan bahwa Zhen tidak akan mampu melawan dirinya karena kuda-kuda perang yang dipakai Zhen merupakan ajaran dari Chameleon sendiri. Sayangnya Chameleon tidak tahu ada jurus perang lain yang sudah diajari Po dan itu berhasil melumpuhkan dirinya.

Menggunakan kesempatan tersebut, Po yang sudah terbebas dari jeruji, langsung melepaskan kekuatan para master kembali pada pemiliknya. Para master pun berterima kasih pada Po dan membawa Chameleon pergi ke alam roh. Setelah semua selesai, Po dan Zhen kembali ke Lembah Damai di mana Zhen dilatih untuk menjadi the next Dragon Warrior.

Sakit Hati

Kung Fu Panda 4_Plot (Copy)

Kita akan dibuat percaya oleh Zhen setengah mampus; mengira bahwa Zhen bisa jadi rekan Po dalam segala hal untuk melawan Chameleon. Hal ini ditanam di dalam pikiran para penonton karena hampir setengah dari film ini menceritakan perjalanan Po dan Zhen bersama-sama, melawan para kriminal, menghadapi rintangan dan lainnya.

Saat adegan Po terjebak dalam jeruji sihir dan Zhen mengkhianati Po. Saya merasa sesak! Karena Po sudah menaruh seluruh kepercayaannya pada Zhen, dan Zhen menghancurkan semuanya dalam sekejap. Entah mengapa, kejadian itu rasanya relate sekali di dunia nyata. Beruntung Zhen tetap berpihak pada Po akhirnya.

Quotes Terbaik

Kung Fu Panda 4_Quotes (Copy)

Kung Fu Panda memang terkenal dengan quotes terbaiknya. Mulai dari wejangan Master Oogway sebelum ia meninggal, hingga kata-kata penyemangat dari Master Shifu ketika Po mulai kehilangan rasa juangnya menjadi sosok pendekar. Namun dalam film Kung Fu Panda kali ini, ada satu quotes bagus yang disajikan oleh sang penulis naskah.

Qoutes-nya kira-kira berbunyi seperti ini, ‘Perubahan tidak selamanya buruk dan harus kamu lakukan; karena apabila semua yang bagus diulang terus menerus, maka nanti rasanya akan hambar dan kamu akan jenuh’. Hal ini dikatakan oleh Ayah sambung Po, Mr. Ping, ketika Po enggan untuk melanjutkan tugasnya menjadi seorang pemimpin spiritual.

Lanjutan Kisah Zhen

Kung Fu Panda 4_Zhen (Copy)

Sebelum film berakhir, Zhen bertemu dengan para pendekar lain selain Po. Ada si Bangau, Ular Beludak, Monyet, Belalang Sembah, dan Harimau. Mereka mengajarkan kembali apa yang dulu telah mereka ajarkan pada Po ketika ia ditunjuk sebagai the next Dragon Warrior oleh Master Oogway; ruangan penuh jebakan dan strategi perang.

Dengan begitu, predikat pendekar naga akan disandang oleh Zhen dan mengindikasikan akan ada kisah berikutnya di mana Zhen memulai tugasnya sebagai penjaga Lembah Damai yang baru. Apakah rumah produksi DreamWorks akan membuat kisah barunya atau melanjutkan film Kung Fu Panda kelima?

Tahan dulu pikiran itu, lebih baik kita tonton dulu dan nikmati kisah seru Po dan kawan-kawan dalam film Kung Fu Panda 4 ini. Bacaterus berani memberi skor 4/5 untuk film karya sutradara Mike Mitchell ini mengingat plotnya yang bagus. Jangan lupa tonton film ini bersama dengan keluarga kalian juga ya, rating-nya semua umur kok!

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *