Pemilu 2024, Momentum Tunjukkan Kedewasaan Demokrasi ke Investor

ILUSTRASI. Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri berharap pemilu berjalan lancar, damai

Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemungutan suara Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada Rabu 14 Februari 2024. 

Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri berharap pemilu berjalan lancar, damai dan siapapun pemenangnya cukup satu putaran saja untuk memberikan kepastian berusaha. Pasca pemilu juga diharapkan bisa terjadi rekonsiliasi. 

“Kita harap demokrasi Indonesia bisa menunjukkan kedewasaan dan pasca pemilu bisa cooling down,” ujar Firman kepada Kontan, Selasa (13/2).

Menurut Firman, kedewasaan pemilu menunjukan kepada investor akan stabilitas politik Indonesia. Selanjutnya, tentu pemerintah terpilih bisa kembali menjaga industri padat karya sebagai salah satu sektor unggulan penciptaan lapangan kerja bagi generasi baru di Indonesia. 

Baca Juga: Meski Ada Pemilu, Dana Asing Masih Mengalir Deras ke Pasar Saham

Dihubungi secara terpisah, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi Lukman berharap pemilu berjalan lancar, aman, dan sukses segera mengetahui presiden-wakil presiden yang akan datang. Karena semakin lama proses pemilu akan berdampak terhadap kepastian berusaha.

“Tahapan pemilu sangat penting bagi pelaku usaha dan tentu menjadi pedoman dalam berinvestasi,” ujar Adhi.

Sementara itu, Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, pemilu serentak 2024 menjadi gambaran demokrasi dan proses transisi kekuasaan dari satu pemerintahan ke pemerintahan yang baru. Hal tersebut terkait ada tidaknya gangguan stabilitas keamanan dan stabilitas politik. 

Menurut Bhima, jika masing-masing pihak menerima hasil pemilu, akan membuat investor yakin bahwa ada transisi pemerintahan yang lebih bagus ke depannya. 

“Karena bagaimanapun juga dalam berbagai indeks daya saing, masalah soal stabilitas politik ini selalu menjadi sepuluh besar masalah yang akan dipertimbangkan dari sisi investor,” kata Bhima. 

Seperti diketahui, daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222. Jumlah itu terdiri dari 102.218.503 orang laki – laki dan 102.588.719 orang perempuan. 

Pemilu dilakukan di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.277 kecamatan, 83.771 desa, dan 128 negara perwakilan. Serta jumlah anggota KPPS sebanyak 5.741.127 orang yang tersebar di 820.161 TPS. 

Adapun, Pemilu 2024 diikuti oleh 18 partai politik nasional dan 6 partai lokal Aceh.

Selanjutnya: GOTO Membantah Bakal Merger dengan Grab

Menarik Dibaca: MR DIY Sambet Lagi Penghargaan, Kali Ini Menjadi Biggest Brand Movers

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *