Tiga Hasil Survei Terbaru Jelang Pilpres, Siapa yang Tertinggi?

ILUSTRASI. Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan pandangannya disaksikan Capres nomor urut 1 Anies Baswedan (kiri) dan Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kanan) saat Debat Kelima Pilpres 2024 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024). Debat tersebut bertemakan kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 tinggal menghitung hari. 

Ketiga pasangan calon yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo Mahfud Md telah menyelesaikan seluruh rangkaian kampanye. 

Baca Juga: Masa Tenang Pemilu 2024 Dimulai Hari Ini (11/2), Cek Larangan yang Wajib Dipenuhi

Lalu siapakah diantara ketiga pasangan calon yang unggul jelang masa akhir pesta demokrasi.

Berikut rangkuman Kontan.co.id, terkait tiga hasil survei terbari menjelang pilpres 14 Februari 2024. 

Indikator Politik Indonesia 

Hasil survei Indikator menunjukan bahwa 51,8% responden menyatakan memilih paslon nomor urut 02 Prabowo-Gibran dalam simulasi surat suara. Kemudian, sebanyak 24,1% memilih paslon nomor urut 01 yaitu Anies-Imin dan sebanyak 19,6% memilih paslon nomor urut 03 Ganjar-Mahfur. 

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menilai potensi pilpres berjalan dua putaran semakin tipis seiring dengan naiknya elektabilitas Prabowo-Gibran yang telah mencapai 50% lebih. 

Baca Juga: Survei LSI: Elektabilitas Prabowo-Gibran Tembus 51,9%

“Dengan angka ini, peluang Pilpres 2024 berlangsung dua putaran tipis. Tergantung nanti bagaimana undecided voters atau yang belum menentukan pilihan,” terang Burhannudin dalam siaran daring di Youtube Indikator Politik, Minggu (11/2). 

Namun, jika pilpres berjalan dua putaran, menurutnya paslon nomor urut 01 Anies-Imin berpeluang masuk pada putaran kedua. 

“Mas Anies sama Gus Muhaimin untuk masuk putaran kedua lebih besar peluanganya ketimbang Ganjar-Mahfud, meskipun per hari ini selisihnya masih margin of error,” jelas Burhannudin. 

Burhannudin menegaskan bahwa penguatan elektabilitas Prabowo-Gibran diikuti dengan penurunan Ganjar-Mahfud. Bahkan, elektabilitas paslon nomor urut 02 ini telah menggungguli elektabilitas Ganjar-Mahfud di Jawa Tengah. 

Seperti diketahui, Jawa Tengah merupakan basis dari partai pengusung utama 03 yakni PDI Perjuangan (PDIP). 

Baca Juga: Paloh Buka Peluang Jajaki Komunikasi dengan Megawati untuk Pilpres Putaran Kedua

“Elektabilitas Prabowo-Giran di Jawa Tengah mencapai 45,5%, sementara Ganjar-Mahfud 38%,” jelas Burhannudin. 

Hal serupa juga terjadi di Jawa Timur yang disebut basis terkuat PKB partai yang di pimpin oleh Cak Imin. Di Jawa Timur elektabilitas Prabowo-Gibran unggul capai 56,3% mengalahkan Anies-Imin yang hanya mencapai 21,5%. 

Survei ini dilakukan dengan multistage random sampling dengan jumlah reponden sebanyak 1.200 orang. Survei dihelat dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 2,9%. 

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA 

Hasil survei oleh LSI Denny JA menunjukan elektabilitas tertinggi juga diraih oleh Prabowo-Gibran yang tembus 53,5%. Kemudian disusul oleh Anies-Imin 21,7% dan Ganjar-Mahfud 19,2%. 

Hasil survei itu didapatkan dari simulasi kertas suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 15 Februari 2024. 

Baca Juga: Prabowo Yakin Bakal Menang Satu Putaran di Pilpres 2024

Direktur LSI Denny JA menilai, dengan hasil survei tersebut peluang untuk satu putaran semakin terbuka lebar, mengingat paslon nomor 02 telah mencapai elektabilitas 53,5%. 

“Semakin terbuka Pemilu Presiden 2024 berakhir satu putaran saja untuk Prabowo-Subianto-Gibran Rakabuming Raka, karena pasangan ini sudah menembus dukungan 53,5%,” katanya. 

Secara rinci, Denny menjelaskan dari 53,5% pemilih Prabowo-Gibran, sebanyak 47,9 persen merupakan pemilih militan dan 5,6 persen pemilih yang masih mungkin berubah.

Sementara 21,7% pemilih Anies-Cak Imin terbagi atas 18,9% pemilih militan dan 2,8% pemilih yang masih mungkin berubah

Sedangkan dari 19,2% pemilih Ganjar-Mahfud, sebanyak 16,8 % pemilih militan dan 2,4% pemilih yang masih mungkin berubah. 

Survei ini menggunakan metode tatap muka (face-to-face interview) dengan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Survei dilakukan pada tanggal 26 Januari-6 Februari 2024. Margin of error survei ini +- 2,9%.

Baca Juga: Pemilih Baru, Isu Lama

Lembaga Survei and Polling Indonesia. 

Hasil dari rilis survei SPIN juga menunjukan elektabilitas Prabowo-Gibran masih unggul. 

Elektabilitas pasangan nomor urut 02 ini berhasil tembus 50,9%, disusul dengan Ganjar-Mahfud 23,5% dan Anies-Cak Imin 18,7%. 

“Melihat keinginan publik agar Pemilu berjalan satu putaran, tampaknya terlihat dari terus meningkatnya elektabilitas pasangan calon Prabowo-Gibran yang mencapai 50,9%,” kata Direktur Eksekutif SPIN, Igor Digrantara dalam rilisnya. 

Survei digelar pada 8 hingga 14 Januari 2024 dengan melibatkan 2.178 responden. Para responden dipilih dengan metode multistage random sampling di 38 provinsi Indonesia. 

Survei dilakukan dengan direct interview menggunakan bantuan kuesioner. Adapun margin of error survei +/- 2,1% dengan tingkat kepercayaan 95%. 

Selanjutnya: Pemerintah Menggelar Lelang Surat Utang Negara (SUN) Besok, Senin (12/2)

Menarik Dibaca: Kenapa Kualitas Tidur Bisa Memengaruhi Kesehatan? Ini Penjelasan Ahli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *