Sinopsis & Review Film Aku Rindu, Perjuangan Seorang Guru

Akhirnya, setelah lama tak muncul ke pasar film, kembali hadir nih film drama asal tanah air yang bagus banget untuk kalian tonton! Berjudul Aku Rindu karya sutradara Key Simangunsong, film ini menceritakan tentang perjuangan seorang guru untuk mendidik anak-anak yang tak mampu mendapatkan pendidikan layak di desa kecil Larantuka, NTT.

Guru bernama Lailani tersebut lantas mencoba untuk mengajar mereka dan menyemangati anak-anak tersebut supaya bisa meraih cita-cita mereka. Selama 90 menit, kita akan dibawa ke dalam kisah Lailani dibalut dengan drama keluarga, persahabatan, jalinan kasih dan komedi seru yang menghibur kalian. Simak ulasannya!

Sinopsis

Aku Rindu_Poster (Copy)

Banyu (Samuel Rizal) dan Lailani (Verlita Evelyn) merupakan sepasang suami istri. Mereka hidup bersama sang Nenek (Tuti Kirana) juga adik Lailani, Tiko (Ricky W Miraza). Satu waktu tersebar sebuah video viral tentang anak-anak di desa Larantuka, NTT, yang kelewat nakal hingga ditangkap polisi. Melihat itu, Lailani merasa terenyuh.

Lailani yakin bahwa sekelompok anak tersebut merupakan anak baik yang tidak mendapatkan pendidikan secara layak, sehingga mereka melakukan hal merugikan. Karenanya, ia ingin sekali bisa memberikan pembelajaran yang layak bagi mereka.

Bak pucuk dicinta ulam tiba, ternyata Banyu mendapat tugas untuk pergi ke NTT. Tanpa berpikir panjang, Lailani pun turut serta pergi ke sana.

Sesampainya di sana, Lailani berkenalan dengan seorang dokter lokal bernama Wilda (Natasha Siahaan) yang membantunya selama adaptasi di Larantuka. Lailani pun menceritakan tujuan utamanya datang ke desa tersebut, yakni untuk mengajar anak-anak yang sempat viral di sosial media.

Mengetahui hal tersebut, Dr. Wilda pun menawarkan diri untuk mengantar Lailani. Namun, mereka berdua harus melewati perjalanan panjang untuk sampai di desa tempat anak-anak itu berada.

Sesampainya di sana, penolakan pun terjadi, anak-anak yang terdiri dari Naomi (Ria Goran), Mikel (Jones), Jon (Bersal Foeh), Dani (Ignasius Laga Koten), dan Marion (Nia Tukan) mengira Lailani adalah wartawan yang mau menjual cerita nakal mereka yang viral.

Lailani kaget, karena tidak mengira ditolak sampai sekasar itu. Meski demikian, Lailani tidak patah semangat. Ia bertekad untuk mengambil hati anak-anak itu.

Keesokan harinya, Lailani seorang diri pergi kembali untuk bertemu geng Naomi. Penolakan terjadi lagi, namun begitu Lailani menjelaskan pelan-pelan, anak-anak itu akhirnya mau mengerti.

Dengan cepat, Naomi, Mikel, Jon, Dani, dan Marion menyukai Lailani. Mereka rupanya senang belajar dan semangat untuk sekolah. Hal ini jelas membuat Lailani senang. Di sisi lain, Dr. Wilda kedatangan seorang pria bernama Noel (Krisjiana Baharudin), anak buah Banyu yang hendak menyuplai obat ke klinik tempat ia bertugas.

Noel membawa warna dalam hidup Dr. Wilda yang cukup membosankan selama bertugas di desa tersebut. Namun Dr. Wilda merasa ada yang aneh pada Noel, karena saat diperkenalkan dengan Lailani, mata Noel terpaku padanya. Dr. Wilda berusaha untuk tidak menghiraukannya. Namun, lama kelamaan, sikap Noel menganggunya, mengingat ia mulai menyukai Noel.

Waktu demi waktu berlalu, kegiatan belajar mengajar Lailani mulai intens, namun Naomi tidak lagi datang. Khawatir, Lailani menanyakan keberadaan Naomi pada anak-anak lain. Ternyata Omi sedang dalam proses pengiriman paksa untuk jadi TKW ke Malaysia oleh seorang oknum.

Sialnya, sang oknum telah membayar ayah Naomi untuk memaksa anak gadisnya itu ikut dengannya. Padahal, Naomi sudah menolaknya, namun mendengar hal itu, ayahnya malah jadi beringas dan memukuli Naomi agar menuruti keputusan yang telah dibuat.

Satu waktu saat pembelajaran berlangsung, Naomi tergopoh-gopoh mendatangi sekolah dengan keadaan wajah yang lebam. Lailani kaget melihat keadaan Naomi, termasuk teman-temannya yang lain. Naomi pun dibawa ke klinik untuk diperiksa oleh Dr. Wilda.

Selama pengobatan, Naomi menceritakan semua yang terjadi padanya. Lailani pun berusaha memikirkan cara agar ia bisa menahan gadis itu tetap di Larantuka untuk belajar agar bisa mewujudkan cita-citanya sebagai dokter. Hal ini lantas ia sampaikan pada Banyu.

Untuk menghibur istrinya dan anak-anak, Banyu pun mengajak mereka bermain ke pantai. Noel pun ikut hadir di sana.

Dr. Wilda yang mengetahui hal tersebut jadi semakin yakin kalau Noel memiliki perasaan khusus pada Lailani. Apalagi tiap bertemu dengan Lailani, sikap Noel jadi sangat dingin dan terus menerus mementingkan kebutuhan Lailani ketimbang bersama dengannya.

Banyu, Lailani, Noel, bersama anak-anak menghabiskan waktu bersama. Naomi bahkan bisa mengobrol santai dengan Banyu, meminta pria itu untuk mengadopsinya.

Setelah acara jalan-jalan selesai, Noel bertemu dengan Dr. Wilda yang sudah menunggunya di sebuah kafe. Keinginan Dr. Wilda untuk bisa bersama dengan Noel membuyarkan akal sehatnya, Dr. Wilda menaruh obat pencahar supaya Noel sakit dan bisa dirawat olehnya. Rencana Wilda pun berhasil. Noel akhirnya dibawa ke klinik dan bisa bersama-sama dengan Wilda.

Keesokan harinya, setelah Banyu berangkat dinas, Naoimi datang ke kediaman Lailani menceritakan bahwa besok pagi ia akan pergi ke Malaysia dan itu membuatnya ketakutan. Lailani pun berjanji untuk membicarakan hal tersebut pada orang tua Naoimi, namun usahanya tak berhasil. Orang tua Naoimi malah menuduh Lailani telah mencuci otak putri mereka.

Serangkaian hal tak mengenakan pun terjadi pada Lailani dan Banyu, bahkan membuat sekolah sampai ditutup. Naomi juga tetap berakhir diberangkatkan ke Malaysia.

Mendengar Lailani mendapat ancaman, Noel segera bangun dari klinik dan pergi ke kediaman Lailani. Ternyata, Noel merupakan seorang polisi yang tengah dalam penyamaran untuk menangkap sindikat pengiriman TKW secara ilegal.

Banyu menugaskan Noel menjaga istrinya sementara ia pergi mengejar pelaku. Ini membuat Dr. Wilda tahu alasan mengapa Noel selalu menaruh perhatian lebih pada Lailani. Tak hanya menginformasikan tentang penangkapan tersebut, Noel juga memberi tahu bahwa Banyu mengalami laka lantas saat hendak pulang ke Larantuka.

Mendengar hal itu Lailani lemas bukan main, ia segera pergi mengunjungi Banyu di rumah sakit di Yogya. Namun, ketika kondisi Banyu cukup membaik, kabar buruk kembali menghampiri Lailani. Ia mendengar bahwa kapal yang ditumpangi Naomi tenggelam dan semua dinyatakan tewas.

Banyu segera meminta pemindahan tugas untuk bekerja kembali di Larantuka dan Lailani ikut besertanya. Mereka sekaligus ingin memberi penghormatan terakhir pada Naoimi.

Saat menunggu seluruh jenazah diantar menggunakan kapal, betapa terkejutnya Lailani dan anak-anak asuhnya melihat Naomi masih hidup! Ia keluar kapal dan segera memeluk semua orang.

Berganti kebahagiaan, kini Lailani kembali merasa lengkap, belum lagi pihak kepolisian dan warga membantu serta untuk membangun sekolah supaya anak-anak dis ana mendapat pendidikan lewat Lailani.

Pada ending-credit ditayangkan bagaimana nasib anak-anak asuh Lailani di masa depan. Ada yang berhasil menjadi dokter, hingga polisi. 

Terinspirasi Dari Kisah Nyata

Aku Rindu_True Story (Copy)

Film ini mengisahkan perjuangan Lailani dalam mengajar Naomi, Jon, Mikel, Dani, dan Marion. Terinspirasi dari kejadian nyata di Larantuka, NTT, film ini berhasil memperkuat keaslian kisahnya, bahkan beberapa pemainnya berasal dari desa tersebut.

Sebelum berakhir, penonton akan diajak melihat adegan di mana Banyu bersama jajaran kepolisian, serta para Ibu Bhayangkari, meresmikan sebuah sekolah. Sekolah tersebut benar-benar ada dan berdiri kokoh hingga saat ini, memberikan tempat bagi anak-anak di desa untuk kegiatan belajar-mengajar.

Verlita Evelyn si Pencuri Panggung

Aku Rindu_Verlita Evelyn (Copy)

Lima tahun vakum dari dunia hiburan ternyata tidak menurunkan kualitas akting dari seorang Verlita Evelyn. Dia mampu menampilkan sosok Ibu Lailani yang sangat mengasihi anak-anak didiknya. Tak hanya menjadi seorang guru saja, ia juga berhasil memerankan sosok istri yang mengabdi pada sang suami dan sangat sayang kepadanya.

Dalam wawancara eksklusif bersama Bacaterus, Verlita mengatakan bahwa dia sedang tidak ingin nyemplung untuk main film atau sinetron lagi karena sedang fokus pada keluarganya terutama sang anak. Namun begitu melihat sinopsis film Aku Rindu, hatinya tergerak dan segera menyetujui proyek bersama Key Simangunsong dan rumah produksi Eng Ink Eng ini.

Laskar Pelangi Rasa Baru

Aku Rindu_Laskar Pelangi (Copy)

Masih ingat dengan film Laskar Pelangi yang sangat booming di tahun 2008 silam? Kisahnya inspiratifnya serupa dengan film ini. Aku Rindu juga dibintangi oleh deretan bintang ternama seperti Samuel Rizal, Natasha Siahaan, Krisjiana Baharuddin, dan lainnya. Keduanya film menceritakan perjuangan seorang guru untuk mengajar anak-anak di desa terpencil.

Dalam film Aku Rindu, kita juga akan dibawa pada pemandangan eksotis dari desa Larantuka yang asri dan menyejukan mata. Dijamin! Kalian akan kagum akan keindahannya, baik dari segi pengambilan gambar dan ceritanya.

Key Simangunsong, yang merupakan sutradara dan penulis dari film Aku Rindu, juga memasukan plot-twist juga yang bikin kisah ini jadi semakin seru. Dan tentu saja, film ini memberikan banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik tentang masa depan. Jangan sampai terlewatkan untuk ditonton, ya!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *