Sinopsis & Review Let Him Go (2020), Misi Menyelamatkan Cucu

Berduka atas kematian putranya, seorang mantan sheriff dan istrinya melakukan perjalanan jauh demi bertemu cucu kesayangannya.

Satu hal yang menjadi halangan terberat adalah keluarga dari suami baru mantan menantunya kini adalah keluarga kasar yang memiliki reputasi buruk di daerahnya. Tak ada jalan lain bagi mereka kecuali menjemputnya secara paksa.

Let Him Go adalah film drama thriller dengan nuansa neo-western karya Thomas Bezucha yang dirilis oleh Focus Features pada 6 November 2020. Merupakan adaptasi novel karya Larry Watson, film ini dibintangi oleh Kevin Costner dan Diane Lane sebagai pemeran utamanya.

Apakah perpaduan mereka bisa menghasilkan drama dengan latar waktu 1960an yang memikat? Simak review berikut dari film yang menjadikan kaki pegunungan Rocky di Calgary sebagai lokasi syutingnya ini.

Baca juga: 10 Film Adaptasi Novel Young Adult Adventure Terbaik

Sinopsis

Sinopsis

Montana, tahun 1961. Pensiunan sheriff George Blackledge hidup bahagia bersama istrinya, Margaret. Beserta mereka juga ada James, putra satu-satunya, dan istrinya, Lorna.

Mereka memiliki seorang bayi yang diberi nama Jimmy. Hingga suatu hari George menemukan James tergeletak di tepi sungai tak bernyawa karena terjatuh dari kuda yang mematahkan lehernya.

Dua tahun kemudian Lorna menikah dengan Donnie Weboy. George dan Margaret mengantar Jimmy untuk tinggal bersama ibunya. Suatu hari, Margaret melihat mereka bertiga di jalan. Saat es krim Jimmy jatuh, Donnie memarahinya. Dan begitu Lorna membela Jimmy, Donnie memukul istrinya tersebut.

Margaret kaget. Dia kemudian membuat kue untuk diantar ke rumah Lorna. Tapi ternyata Lorna sudah pindah. Merasa khawatir, Margaret menyiapkan barang-barang yang diperlukan dan dimasukkan ke dalam mobil.

George yang baru pulang mendengar penjelasan Margaret bahwa dia ingin membawa Jimmy dari mereka. Meski merasa enggan, George akhirnya ikut serta. George dan Margaret mendatangi kantor sheriff untuk mendapatkan keterangan tentang Donnie dan Lorna.

Setelah menginap semalam di kantor sheriff, mereka melanjutkan perjalanan ke Forsyth untuk menemui salah satu anggota keluarga Weboy yang memiliki toko senjata api. Atas arahannya, mereka melanjutkan perjalanan ke Gladstone, North Dakota.

George sempat marah kepada Margaret karena membawa pistol di dalam mobil. Tapi dia tetap menyimpannya, dengan alasan jika suatu saat nanti dibutuhkan. Sebelum mencapai Gladstone, mereka berhenti di alam terbuka dengan niat bermalam di sana.

Baca Juga:

Mereka bertemu dengan seorang warga lokal dari suku Indian bernama Peter yang mengarahkan mereka untuk menemui Bill Weboy. Sampai di rumah Bill, paman Donnie, mereka berdua diundang untuk makan malam di rumah Blanche, ibu Donnie.

Sesampainya disana, George dan Margaret diajak berbincang oleh Blanche dengan nada penuh sindiran. Tidak berapa lama, Donnie, Lorna dan Jimmy datang. Hanya sesaat melepas rindu, Blanche menyuruh Jimmy dan Lorna segera ke kamar tidur.

Merasa Lorna dan Jimmy di bawah tekanan keluarga Weboy, George dan Margaret datang ke tempat kerja Lorna dan mengajaknya bertemu ketika jam makan siang. Margaret memberitahu rencananya untuk membawa Jimmy. Meski Lorna sempat menolak, dia menyetujui usulan ibu dari mendiang suaminya itu.

George dan Margaret terus menunggu kedatangan Lorna, namun yang hadir justru keluarga Weboy yang kemudian menyakiti George dengan memotong beberapa jarinya dengan kapak.

Setelah dilarikan ke rumah sakit, sheriff setempat datang menjenguk dan menyuruh mereka untuk pulang ke rumah saja. Mereka dianggap bersalah dan keluarga Weboy hanya membela diri.

Margaret mengemudikan mobil dalam perjalanan pulang. Namun George meminta mereka untuk berhenti sebentar. Margaret membawa George ke rumah Peter untuk beristirahat agar cepat pulih dari sakitnya.

Margaret mengajukan ide untuk membangun rumah di dekat Peter untuk mereka tinggali sehingga tidak jauh dari Jimmy berada. Tapi George menyangkal ide gila ini.

George menyelinap keluar di tengah malam menuju rumah keluarga Weboy seorang diri. Margaret dan Peter menyusul melalui jalan lain dengan mengendarai kuda.

Dengan membawa senapan, George menodongkannya kepada Donnie yang tidak berdaya saat Lorna dan Jimmy keluar dari rumah. Anggota keluarga lain terbangun karena melihat salah satu sudut rumah mereka terbakar.

Akhirnya seluruh anggota keluarga Weboy terbangun dan menyadari bahwa George berusaha membawa lari Jimmy. Blanche menembak George.

Akankah Margaret datang tepat waktu untuk menyelamatkan suami dan cucunya? Tonton terus keseruan film ini hingga akhir dan bersiaplah untuk meredam tangis saat sampai di penghujungnya.

Drama Penuh Kedewasaan

Drama Penuh Kedewasaan

Hal pertama yang kita tangkap dari beberapa adegan pembuka film, kita langsung merasakan rasa nuansa kedewasaan di dalamnya. Tidak seperti film lain yang memaparkan jalan ceritanya dengan bercerita, Let Him Go justru menempatkan kita seolah sedang berada bersama karakternya, bukan diceritakan olehnya.

Lebih banyak menggunakan bahasa gambar dan gesture para pemerannya, tone film berdurasi 1 jam 53 menit ini terasa seperti film-film karya Terrence Malick atau Clint Eastwood. Tidak banyak dialog, lebih banyak diam dan mengandalkan ekspresi, mungkin membuat kening kita sedikit mengernyit.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *