Buang Bayi Hasil Seks di Luar Nikah, Siswi SMK di Maumere Ditangkap

Maumere: Seorang siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Maumere berinisial KRL ditangkap anggota Polres Sikka akibat membuang bayinya di kali mati yang berada di Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, pada Sabtu 17 September 2022.
 
Pelajar berusia 19 tahun pun ditangkap usai tiga hari melarikan diri di Desa Kringa, Kecamatan Talibura. Kasatreskrim Polres Sikka, AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra menjelaskan bayi yang dibuang hingga meninggal dunia tersebut merupakan anak kandungnya sendiri.
 
“Pelakunya kita sudah tangkap. Tapi kita masih lakukan penyelidikan awal. Soalnya belum ada keterbukaan dari yang bersangkutan,” ungkap Nyoman, Kamis, 22 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelum ditangkap, pelaku sempat bersembunyi di hutan karena ketakutan. Setelah melahirkan, jasad bayi malang itu disimpan di dalam kresek di kamar mandi.
 
Pada Sabtu, 18, September 2022, sekitar pukul 02.00 Wita, ia membawa jasad bayi tersebut dan menguburkan di kali mati Brai yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah neneknya.
 
Soal KRL yang masih status pelajar, Triyadi menegaskan meski masih pelajar namun KRL sudah berusia 19 tahun. Ia pun menuturkan kasus ini akan dilanjutkan dengan proses penyidikan hingga 20 hari kedepan.
 
“Kan bayinya meninggal setelah melahirkan, maka KRL dijerat dengan UU perlindungan anak pasal 35 tahun 2009 dan perubahan pasal 80 ayat 3. UU perlindungan anak. Pelaku dikenai UU perlindungan anak, karena bayi yang dilahirkan itu meninggal usai melahirkan,” ujar dia.
 
Sementara itu, Maria Dojowa pun menceritakan bahwa keponakannya menjalin asmara dengan seorang pria berinisial C yang merupakan warga Kecamatan Bola. Yang mana, saat ini pria tersebut sudah melarikan diri ke Kalimantan.
 
“Pelaku tersebut adalah keponakan saya. Saya sempat diberitahu bahwa kalaudia hamil dengan pacarnya. Katanya pacarnya sudah lari ke Kalimantan,” ungkapnya.
 
Dirinya juga mengaku selama ini pihaknya tidak mengetahui kalau KRL itu sedang hamil. Pasalnya, kondisi fisik yang bersangkutan gemuk dan selalu memakai busana lebar.
 
“Kita keluarga baru tahu ketika ada pembuangan bayi. Baru pelakunya adalah keponakannya sendiri,” pungkas dia.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.