Warriors vs Mavericks: mengukur tuah magis Luka Doncic

Jakarta (ANTARA) – Pengalaman Golden State Warriors selanjutnya akan mempertemukan mereka dengan Dallas Mavericks, yang menjelma jadi kekuatan baru belakangan ini berkat tuah magis Luka Doncic, dalam rangkaian final Wilayah Barat NBA yang bergulir mulai Kamis (19/5) WIB esok.

Kedua tim mencapai final Timur dengan perjalanan yang tak bisa dibilang mulus.

Warriors bisa finis di posisi ketiga klasemen akhir Barat meskipun Stephen Curry, Klay Thompson, dan Draymond Green cuma bermain 11 pertandingan bersama di musim reguler, yang tidak lepas dari cedera-cedera bergantian.

Kendati demikian, pengalaman mencapai final NBA lima musim beruntun pada 2015-2019 jelas berperan besar menghadirkan mentalitas pemenang ketika Warriors musim ini kembali tampil di playoff setelah absen dua tahun berturut-turut.

Warriors hanya butuh lima gim untuk menyisihkan Denver Nuggets sebelum melewati Memphis Grizzlies dalam enam gim, bekal penting bagi mereka untuk menghadapi Mavericks yang bertopang penuh pada Doncic.

Baca juga: Warriors ke final Wilayah Barat seusai sisihkan Grizzlies lewat Gim 6

Mavericks memainkan satu pertandingan lebih banyak untuk bisa mencapai final wilayah pertama mereka sejak 2011, mengalahkan Utah Jazz dalam enam gim sebelum menjungkalkan unggulan utama Phoenix Suns di Gim 7 semifinal Barat.

Warriors jelas berharap pengalaman mereka jadi pembeda, sedangkan Mavericks tengah meramu kisah gemilang bertopang pada Doncic disertai pengalaman Jason Kidd yang kini berdiri di tepi lapangan.

Di tiga gim terakhir, Warriors tak didampingi pelatih kepala Steve Kerr yang sempat dites positif COVID-19, tapi kehadirannya diharapkan bisa kembali ketika final Barat mulai bergulir.

Forward gaek Andre Iguodala melewatkan tujuh pertandingan terakhir Warriors karena cedera leher, tetapi diharapkan bisa kembali setidaknya ketika Gim 2 final Barat dimainkan.

Warriors juga tentu berharap Otto Porter Jr. bisa melantai lagi di Gim 1 setelah sempat absen di dua gim terakhir karena cedera kaki kanan yang dialaminya.

Tentu saja trio Curry, Thompson, dan Green masih menjadi kekuatan utama Warriors dalam final Barat ini. Sepanjang playoff Curry punya rataan 26,9 poin, Thompson 20,4 poin, sedangkan Green berkontribusi di jalur lain lewat 7,2 rebound dan 6,6 assist.

Kunci lainnya adalah bagaimana Warriors bisa menghentikan tuah magis Doncic, yang meski sempat absen di tiga gim playoff pertama Mavericks kini punya catatan rata-rata dominan 31,5 poin dan 10,1 rebound.

Di antara pemain semua tim yang saat ini mencapai wilayah, termasuk Miami Heat dan Boston Celtics di Timur, Doncic adalah satu-satunya yang punya rataan dwiganda di playoff musim ini.

Baca juga: Draymond Green “nikmati” atmosfer saat Warriors dilumat Grizzlies
Baca juga: Jason Kidd merasa Luka Doncic tengah nikmati momentumnya

Selanjutnya : pengalaman kontra ketenangan

Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.