11 Fakta Film Pirates of Caribbean, Totalitas di Semua Lini

Salah satu film garapan Disney yang satu ini begitu fenomenal. Kisahnya bahkan sudah dibuat ke dalam beberapa sekuel dan tetap mendapat sambutan yang hangat dari berbagai kalangan. Pirates of Caribbean mengusung genre aksi-fantasi dimana kisahnya berpusat pada kapten bajak laut, Jack Sparrow.

Film ini berlatar di daerah Kepulauan Karibia abad ke-16 dan ke-17 saat wilayah tersebut dikuasai Spanyol, Inggris, Portugis, dan Prancis.

Di masa ini wilayah kepulauan tersebut terkenal daerahnya yang luas dengan cerita bajak lautnya. Sekuel film Pirates of Caribbean ini banyak menyimpan hal menarik. Nah, kami kumpulkan hal-hal dari film ini menjadi fakta-fakta film yang menarik untuk diketahui.

Baca juga: Ini Dia 10 Film Terbaik Karya Sutradara Steven Spielberg

1. Ide Awalnya Pernah Ditolak Disney

1. Ide Awalnya Pernah Ditolak Disney

Ide awal pembuatan film Pirates of Caribbean ini sudah muncul di benak Steven Spielberg sejak tahun 1990-an. Namun, Disney menganggap bahwa ide film ini tidak akan laku di pasaran sehingga ditolak.

10 tahun kemudian, Disney berubah pikiran dengan alasan film bajak laut yang disuguhkan oleh sang sutradara film ini punya ide yang lebih segar.

Jika dibandingkan dengan film yang mengangkat cerita bajak laut, ide film ini akan tampak menonjol lantaran menampilkan hal-hal baru yang belum pernah ada dalam film bajak laut yang dirilis Disney sebelumnya.

2. Salah Satu Film Tersukses di Dunia

Salah Satu Film Tersukses di Dunia

Keputusan Disney untuk akhirnya merilis film ini adalah sebuah keputusan yang tepat. Jika perusahaan film itu tetap bersikukuh menolaknya, agaknya mereka akan dihantui penyesalan berkepanjangan.

Hal ini disebabkan lantaran Pirates of Caribbean terbukti sukses di pasaran. Seri film ini menjadi salah satu yang difavoritkan banyak penggemar film.

Dari total anggaran sebesar 1.364 miliar dolar yang dikeluarkan, Disney meraup keuntungan sekitar 5.000 miliar dolar. Dan, selama kurang lebih 14 tahun lamanya, film ini menjadi saingan terberat film-film top Hollywood lainnya.

3. Nama Awal Kapal Jack Sparrow

Nama Awal Kapal Jack Sparrow

Sebelum resmi dinamai Black Pearl, kapal laut milik Jack Sparrow ini tadinya menggunakan Nama The Wicked Wench yang berarti wanita jahat. Nama ini disematkan dalam perilisan awal filmnya. Penamaan kapal ini terinspirasi dari nama sebuah kapal yang terdapat di Disneyland Park.

Namun, lantaran konsep dan latar awal cerita filmnya mengalami banyak perubahan, nama The Wicked Wench tidak lagi dipergunakan.

Sebagai gantinya, nama Black Pearl kemudian digunakan dan nampaknya nama kedua kapal ini lebih terlihat cocok dengan konsep kapal yang baru. Nama Black Pearl pun dinilai lebih terlihat mewakili karakter bajak laut Jack Sparrow.

4. Riasan Total

Riasan Total

Tidak hanya dari visual dan penceritaan filmnya, Pirates of Caribbean punya tata busana dan tata rias yang jempolan. Mereka tidak main-main dalam memoles wajah dan tubuh para aktor yang terlibat dapat film ini.

Untuk membuat kostum para aktor dan aktris, para penata busana dan tim memutar otak dan berinovasi dengan berbagai material dan teknik pembuatan demi mendapatkan busana yang sesuai dengan karakternya.

Tim memasukkan baju ke dalam adukan semen, lalu memarutnya dengan parutan keju dan membakarnya dengan penyemprot api, Para penata rias pun bekerja keras.

Tim membuat ribuan rambut palsu untuk para aktor. Mereka juga menghabiskan waktu selama 15 jam untuk membuat satu kostum. Sementara untuk riasan, rata-rata membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 jam.

5. Pemeran Elizabeth Swann Dipecat?

Pemeran Elizabeth Swann Dipecat?

Pengalaman buruk hampir dialami oleh Keira Knightley, pemeran karakter Elizabeth Swann atau Elizabeth Turner. Anak dari Gubernur yang berlayar ke wilayah Karibia ini dianggap tidak cocok dengan karakter yang dibawakannya. Sebagian menganggap bahwa Keira tidak bisa menjiwai karakternya.

Baca juga:

Dengan banyaknya kritikan bernada negatif dari para kritikus, Keira rencananya akan dipecat. Namun, ia membuktikan diri bahwa penilaian orang tersebut salah. Hal tersebut ia tunjukan pada tiga sekuel lainnya. Ia akhirnya bisa mempertahankan karakternya sebagai pendamping Orlando Bloom.

6. Properti Unik dalam Film

Properti Unik dalam Film

Film Pirates of Caribbean adalah tentang totalitas. Hal ini bisa kamu lihat dalam properti yang digunakan dalam film ini. Sebelum produksi film dimulai, sedikitnya terdapat 88 uji coba dilakukan untuk menemukan tampilan buku harian Carina Smyth yang cocok.

Tim produksi setidaknya mencoba menggunakan kulit untuk sampul buku dan menyiram kertas-kertas buku hariannya dengan kopi untuk mendapatkan warna kertas yang terlihat usang.

Selain itu, botol minuman rum milik Kapten Jack Sparrow yang ikonik adalah barang antik yang berasal dari abad ke-18. Sedangkan payung renda adalah buatan tangan nenek berusia 70 tahun asal Brisbane.

7. Royal dalam Menyiapkan Anggaran Makanan

Royal dalam Menyiapkan Anggaran Makanan

Perihal ketersediaan makanan adalah hal yang sangat diperhatikan oleh kru film ini. Dikutip dari berbagai sumber, Jack Davenport pernah menuturkan bahwa Pirates of Caribbean punya anggaran yang tidak terbatas untuk slot makanan.

Koki yang bertugas menyiapkan makanan untuk para aktor dan aktris kurang lebih menghabiskan dana 2 juta dolar AS.

Lee Arenberg yang juga merupakan bagian dari sekuel film ketiga Pirates of Caribbean sedikitnya ada 170 ribu makanan yang dipersiapkan untuk syuting di tengah laut.

Jika dibandingkan dengan pembuatan keseluruhan Pirates of Caribbean, angka tersebut terbilang kecil sebab film pertamanya saja sudah menghabiskan dana 140 juta dolar AS.

Sementara itu, untuk sekuel lainnya, kru menghabiskan dana untuk makanan sebesar 225 juta dolar AS dan 300 juta dolar. Film lainnya dari Pirates of Caribbean: Dead Men Tell No Tales atau Salazar’s Revenge tidak kalah besar menyiapkan anggaran makanannya, yakni 230 juta dolar AS.

8. Menghilangkan Ratusan Ponsel dan Merusak Puluhan Kapal

Menghilangkan Ratusan Ponsel dan Merusak Puluhan Kapal

Sikap royal kru film ini bisa kita lihat juga dari jumlah ponsel yang ‘dibuang-buang’ ke laut selama proses syuting. Hollywood Reporter melaporkan bahwa sedikitnya ada 240 ponsel yang terbuang ke laut dari total 750 ponsel yang dibawa.

Syuting yang dilakukan di tengah laut memberikan pengalaman yang menakjubkan. Mereka merasa berada di antara kapal bajak laut sungguhan, dikelilingi ratusan kru film yang naik kapal, lalu merasakan ledakan yang sebenarnya. Untuk, mengambil gambar trailer filmnya saja, kru menggunakan 55 kapal.

9. Johnny Depp Bukan Pilihan Utama untuk Peran Jack Sparrow

Johnny Depp Bukan Pilihan Utama untuk Peran Jack Sparrow

Sebelum sutradara menjatuhkan pilihan pada Johnny Depp untuk membawakan peran sebagai Jack Sparrow, karakter tersebut sempat diberikan kepada Hugh Jackman, aktor yang terkenal dengan perannya sebagai Wolverine dalam serial film X-Men.

Namun, sutradara melihat akting Johnny di beberapa film yang dibawakannya sehingga ia menilai bahwa ialah yang akan cocok membawakan peran kapten bajak laut yang keras kepala, konyol dan gemar mabuk-mabukan itu.

10. Inspirasi Kapal Black Pearl

Inspirasi Kapal Black Pearl

Konsep kapal bajak laut Black Pearl terinspirasi dari kapal laut yang benar-benar nyata yang berasal dari Skotlandia milik Kapten Kidd. Konsep kapal tersebut dimodifikasi sedemikian rupa untuk menghormati sang kapten kapal yang tewas dieksekusi pada tahun 1701.

Selain itu, konsep kapal Eustass Captain Kidd yang digambarkan mangaka pencipta One Piece, Eiichiro Oda, juga ikut menyumbang inspirasi pada Pirates of Caribbean. Dua inspirasi tersebut membuat Black Pearl tampak lebih meyakinkan sebagai kapal bajak laut terkenal dari Karibia.

11. Gaya Berpakaian Jack Sparrow Terinspirasi dari Gitaris Rolling Stones

Gaya Berpakaian Jack Sparrow Terinspirasi dari Gitaris Rolling Stones

Fakta lain yang tidak kalah seru adalah dari sang kapten sendiri, Jack Sparrow. Jika kamu jeli, kamu bisa melihat adanya kesamaan antara gaya berbusana Jack Sparrow dengan Keith Richard, gitaris band fenomenal Rolling Stone.

Johnny Depp selaku sang aktor yang memerankan karakter tersebut ikut berkontribusi menyumbangkan ide gaya berbusana untuk karakternya.

Ia melakukan agar dapat menggambarkan sosok Jack yang sesuai dengan karakternya. Maka ia menemukan bahwa gaya busana sang gitaris tampak cocok dengan Jack Sparrow.

Di salah satu adegan film ini, Keith Richard juga muncul sebagai ayah Jack Sparrow, Kapten Teague. Jika melihat adegan ini, mereka tampak mirip, seperti ayah dan anak sungguhan.

Inilah sederet fakta menarik dari film Pirates of Caribbean. Film ini adalah sebuah karya yang fantastis, dilihat dari bujet yang dikeluarkannya, proses produksi yang kompleks yang membutuhkan waktu lama, dan pemilihan aktor dan aktris yang sangat hati-hati.

Kesempurnaan elemen-elemen dalam film ini membawa kesuksesan yang gemilang. Hal tersebut dapat kita lihat dari penghargaan yang diboyong oleh Pirates of Caribbean di ajang yang berbeda.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.