Foto Anies Viral, Wagub DKI: Mari Saling Menghormati

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria (Ariza) merespons foto Gubernur DKI Anies Baswedan berpakaian adat Papua. Foto yang diunggah politikus PDIP Ruhut Sitompul itu menuai kritik terkait keberagaman.
 
“Tentu kita sebagai warga bangsa harus saling menjaga saling menghormati. Jadi mari kita menghindari penggunaan medsos untuk kepentingan-kepentingan tertentu yang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 13 Mei 2022.
 
Dia mengajak seluruh pihak menjaga kondisi sosial kondusif dan menjauhi konflik antarsesama. Indonesia merupakan negara dengan keragaman suku dan budaya, sehingga perbedaan sudah menjadi kodrat bagi warga Indonesia dan harus dihormati.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Ariza menyebut setiap warga negara memiliki perbedaan pilihan. Namun, yang mesti dipahami yakni seluruh elemen bangsa merupakan keluarga besar.
 
Baca: PPKM Level 2 di DKI Diperpanjang, Anies Minta Masyarakat Tak Lengah
 
“Kita semua ini keluarga besar Indonesia, keluarga besar Jakarta ini. Apa lagi Jakarta sebagai kota yang sangat heterogen yang sangat prural di sini banyak suku, agama, banyak seni budaya dan adat istiadat,” kata Ariza.
 
Dia menyinggung mengenai perbedaan politik dalam polemik foto Anies ini. Menurut Ariza, hal tersebut tak boleh menjadi pemecah belah.
 
“Semua perbedaan itu hak ya, kita negara yang demokrasi boleh banyak pilihan. Mulai dari pilihan partai pilpres dan pilkada sampai pilkades itu hak semua warga. Termasuk nanti caleg dapil mana,” kata Ariza.
 
Ruhut Sitompul mengunggah editan foto wajah Anies yang menggunakan pakaian adat Papua. Dalam unggahannya di Twitter tersebut, Ruhut menuliskan kalimat cuitan “Ha ha ha kata orang Betawi usahe ngeri kali sip deh”.
 
Cuitan itu diunggah pada 11 Mei 2022 dan banyak diprotes oleh warganet karena dianggap menghina Betawi dan Papua sekaligus. Ruhut juga dituduh menghina Anies Baswedan melalui foto editan tersebut.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.