Kenalkan Logo Baru, Caroline Tambah Diler

Suara.com – Perusahaan omnichannel otomotif, Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) yang menaungi marketplace Caroline akan memperluas jaringan diler serta mengenalkan logo baru perusahaan yang saat ini sedang bertransisi sebagai online-to-offline (O2O) used car diler di Indonesia.

“Melihat industri otomotif saat ini yang sudah mulai bergerak pulih, kami optimistis di tahun ini kinerja Autopedia (ASLC) dapat bertumbuh. Kami akan terus mengembangkan layanan dan jaringan di beberapa kota di Indonesia untuk menangkap peluang pasar yang masih sangat besar,” kata Presiden Direktur ASLC, Jany Candra, Kamis (12/5/2022).

“Salah satunya, kami akan terus membuka dan meningkatkan jumlah cabang hingga mencapai delapan cabang pada tahun 2022 ini, serta kami juga mengenalkan identitas baru untuk Caroline,” kata dia.

Autopedia resmi mengganti logo Caroline dari berwarna biru menjadi warna merah yang lebih segar dengan mengedepankan semangat modern dan berani.

Baca Juga: Beli Mobil Bekas di CARRO, Solusi Mudik Lebaran 2022 Tanpa Perlu Antre Tiket

Logo baru Caroline terinspirasi dari ilustrasi dua orang (Caroline dan pelanggan) yang saling berjabat tangan membentuk ikon senyum berbentuk busur. Penggunaan bentuk bulat, sebagai ikon juga terinspirasi dari simbol push button, menekankan bahwa bisnis ini berbasis teknologi.

Jany melanjutkan, dengan identitas baru dari Caroline diharapkan dapat memberikan look and feel serta user experience baru kepada konsumen. Perseroan juga akan terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga bisa menjadi penyedia layanan jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia.

“Selain menggunakan logo baru, kami juga mengusung tagline baru untuk Caroline yaitu ‘Jual Beli Mobil Bergaransi’,” kata dia.

Ia menambahkan, pelanggan yang melakukan jual beli mobil melalui Caroline akan memperoleh keuntungan, mulai dari garansi mesin transmisi selama 1 tahun, garansi 5 hari uang kembali, kendaraan yang dijual lulus inspeksi 150 titik, serta kendaraan bebas terendam banjir dan bebas kecelakaan besar.

Di samping itu, melihat potensi pasar mobil bekas yang masih besar dan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional, ASLC optimis di tahun 2022 dapat mencatatkan kinerja yang lebih baik dengan proyeksi pendapatan mencapai Rp500 miliar atau bertumbuh 182 persen YoY.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Penjualan Mobil Bekas Masih Lesu

“Kami akan terus memperluas jaringan dan mengembangkan Caroline sebagai online- to-offline (O2O) used car dealer di Indonesia,” kata dia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS



Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.