Sensus Penduduk di Bandung Dimulai 15 Mei

Bandung: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung bakal melanjutkan sensus penduduk bagi warga Kota Bandung. Hal itu sebagai upaya untuk memperbaharui data kependudukan dengan berbagai aspek perkembangan di Kota Bandung.
 
Menurut Kepala BPS Kota Bandung, Aris Budiyanto, sensus penduduk ini serentak dilakukan di Indonesia pada 15 hingga 31 Mei 2022.
 
“Sensus penduduk akan dilakukan pada 15 hingga 31 Mei 2022 mendatang,” kata Aris dalam sesi Bandung Menjawab di kawasan Naripan, Kota Bandung, Rabu, 11 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Jumlah Penduduk Indonesia Bertambah 2,5 Juta pada 2021
 
Aris meminta kepada warga Kota Bandung untuk menerima petugas sensus yang bakal datang ke rumah. Pasalnya BPS akan melakukan sensus terhadap 1.544 sampel di Kota Bandung pada periode tanggal tersebut
 
Diakui Aris, sensus penduduk lanjutan ini merupakan yang ketujuh sepanjang sejarah Indonesia. Secara teknis, sensus akan dilakukan secara luring alias rumah ke rumah atau door to door.
 
Aris juga menyebutkan nantinya akan ada berbagai masukan mengenai statistik penduduk Indonesia, khususnya Kota Bandung. Aspek ini meliputi jenis kelamin, usia, migrasi, pendidikan dan komunikasi.
 
Selain itu, aspek lainnya seperti disabilitas dan tempat tinggal juga bisa didapat dari hasil sensus ini.
 
“Nantinya sensus penduduk bisa menjadi rujukan resmi untuk pemerintah mengambil suatu kebijakan,” jelas Aris.
 
Guna menghindari potensi hal yang tidak diinginkan selama proses sensus, lanjutnya, warga diminta untuk mengenali petugas sensus yang telah ditugaskan oleh BPS Kota Bandung. Petugas sensus resmi dari BPS akan dilengkapi surat tugas dan juga seragam rompi khusus.
 
“Jika ada petugas, mohon diterima dan beri konfirmasi jika anda sedang ada di luar saat sensus berlangsung. Nantinya, sensus bisa dilakukan melalui WhatsApp atau surel (surat elektronik),” ungkapnya.
 
Aris juga berharap warga Kota Bandung dapat memberikan data yang sejujurnya saat disensus terhadap petugas. Hal itu sebagai bentuk akurasi sensus penduduk yang akan menjadi rujukan bagi kebijakan yang akan diterbitkan pemerintah.
 
“Kepada wargi Bandung, kami mohon menerima para petugas resmi. Berikan data dengan benar dan sesuai faktanya,” ujarnya.
 
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.