KPK Kembangkan Penggunaan Uang Siwi Widi Jika Cukup Bukti

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengembangkan penggunaan uang Rp647,85 juta yang dilakukan mantan pramugari maskapai Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti, dari anak kandung mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wawan Ridwan, Muhammad Farsha Kautsar. Uang itu diduga berkaitan dengan dugaan pencucian uang Wawan.
 
“Sepanjang berdasarkan proses persidangan ini ternyata kemudian diperoleh fakta hukum berdasarkan setidaknya dua alat bukti yang sah maka tentu perkara ini dapat dikembangkan lebih lanjut,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Baca: Eks Pramugari Siwi Widi Jadi Saksi Sidang Kasus TPPU Eks Pejabat DJP

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Siwi sempat menggunakan uang itu untuk melakukan perawatan kecantikan dan memberi barang mewah. Uang itu sudah dikembalikan ke KPK saat ini.
 
Keterangan itu sudah dicatat KPK untuk dianalisa oleh tim jaksa. KPK tidak segan menindak Siwi jika ada bukti yang cukup ke depannya.
 
“Kita tunggu perkembangannya,” ujar Ali.
 
Muhammad Farsha Kautsar memberikan Rp647,85 juta kepada Siwi Widi Purwanti. Uang itu digunakan untuk kebutuhan pribadi Siwi.
 
“Untuk kepentingan pribadi saya,” kata Siwi saat persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Mei 2022.
 
Jaksa penuntut umum (JPU) kemudian membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Siwi ketika diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut JPU, uang dari Farsha digunakan Siwi untuk jalan-jalan dan berbelanja.
 
Mulai dari membeli jaket merek Gucci dan perawatan kecantikan di Korea. Semua itu dibenarkan Siwi.
 
Siwi Widi Purwanti disebut sebagai penerima aliran uang tindak pidana pencucian uang (TPPU) Wawan senilai Rp647,85 juta. Fulus itu diterima Siwi melalui transfer secara bertahap.
 
Ihwal aliran dana ke Siwi tertuang dalam surat dakwaan Wawan. Jaksa mendakwa Wawan dengan kasus dugaan suap, gratifikasi, dan TPPU.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.