Sinopsis dan Review Doctor Strange in the Multiverse of Madness

Doctor Strange harus melintasi beberapa semesta dalam usahanya menyelamatkan America Chavez yang baru saja dikenalnya.

Bersama, mereka menguak misteri iblis yang mengejar gadis itu dan bertahan dari serangan gencar seorang sahabat yang memiliki rencana rahasia di bawah pengaruh kekuatan jahat. Akankah tatanan multiverse rusak karena aksi mereka?

Doctor Strange in the Multiverse of Madness adalah film superhero karya Sam Raimi yang dirilis oleh Walt Disney Pictures pada 6 Mei 2022. Menjadi bagian Marvel Cinematic Universe, film ini melanjutkan kisahnya secara langsung dari film Spider-Man: No Way Home (2021) dan serial Disney+ WandaVision.

Menampilkan karakter baru yang langsung menjadi sosok penting, film ini juga menghadirkan beberapa karakter Marvel dari film dan serial yang sudah pernah ada sebelumnya dalam semesta berbeda.

Apakah film ini akan membuat kita paham dan terpukau dengan “kegilaan” multiverse? Simak review berikut untuk mengetahui ulasan lengkap film ini.

Baca Juga: Review dan Sinopsis Serial Marvel WandaVision (2021)

Sinopsis

Doctor Strange in the Multiverse of Madness_

Dr. Stephen Strange yang sedang menghadiri acara pernikahan Christine Palmer harus turun beraksi menyelamatkan seorang gadis yang dikejar monster gurita.

Dengan bantuan Wong, Doctor Strange berhasil mengalahkan makhluk itu. Mereka kemudian meminta penjelasan dari gadis yang bernama America Chavez itu tentang kejadian barusan.

Chavez menjelaskan bahwa dia berasal dari semesta lain dan dikejar oleh iblis yang ingin mengambil kekuatannya. Menyadari perkara ini berhubungan dengan sihir, Doctor Strange meminta bantuan Wanda Maximoff.

Tapi ternyata, Wanda adalah dalang di balik semua kejadian ini. Dia menginginkan kekuatan Chavez agar bisa pindah ke semesta lain untuk bisa hidup bersama kedua putranya.

Doctor Strange dan Wong kemudian mempersiapkan Kamar-Taj menjadi benteng pertahanan bagi Chavez. Awalnya Wanda yang hadir sebagai Scarlet Witch kesulitan menembus pertahanan yang dibuat oleh para penyihir pimpinan Wong.

Tapi setelah membisikkan hasutan kepada salah satu penyihir, rantai pertahanan terbuka dan Scarlet Witch menggencarkan serangannya.

Korban mulai berjatuhan dan Scarlet Witch berusaha masuk ke tempat persembunyian Chavez. Setelah berhasil melewati ruangan kaca ajaib, Scarlet Witch berhadapan dan hampir berhasil melumpuhkan Doctor Strange.

Chavez membuka portal dan membawa Doctor Strange menembus beberapa semesta hingga akhirnya mendarat di semesta lain dari New York.

Berusaha mencari bantuan dari Doctor Strange lain di semesta ini, mereka menemukan bahwa Doctor Strange sudah tewas dalam perjuangannya mengalahkan Thanos. Mereka bertemu dengan Karl Mordo yang memberikan jamuan teh dan membuat mereka pingsan.

Mereka tersadar dan berada di dalam sebuah kotak kaca yang diawasi oleh Christine. Doctor Strange dihadapkan kepada dewan Illuminati. Mereka menjelaskan duduk perkara yang terjadi pada Doctor Strange di semesta mereka yang ternyata meninggal dunia bukan karena pertarungan dengan Thanos.

Tiba-tiba muncul Wanda dari semesta ini yang sudah dirasuki Scarlet Witch. Sebelumnya, setelah kitab Darkhold terbakar dan musnah, Scarlet Witch menyandera Wong dan membawanya ke gunung Wundagore, sumber dari kekuatan Darkhold.

Dengan begitu, Scarlet Witch bisa merasuki Wanda di semesta tersebut untuk beraksi menuruti perintahnya.

Dengan bantuan Christine, Doctor Strange dan Chavez berusaha melarikan diri dan masuk ke ruangan yang menyimpan kitab Vishanti. Setelah Scarlet Witch berhasil menangkap Chavez dan membawanya ke semesta awal, Doctor Strange berhadapan dengan versi dirinya di semesta ini yang terpengaruh kitab Darkhold.

Doctor Strange berhasil mengalahkannya dan menggunakan kitab Darkhold untuk bisa merasuki jenazah dirinya dari semesta lain yang dikubur di semestanya.

Baca juga:

Apakah dengan kekuatan itu Doctor Strange bisa mengalahkan Scarlet Witch? Atau justru Scarlet Witch berhasil menuntaskan misinya? Simak terus film ini sampai akhir untuk menemukan jawabannya.

Jangan beranjak sebelum credit title usai, karena masih ada dua adegan lagi yang menyiratkan petualangan Doctor Strange berikutnya bersama superhero lain.

Menguak Berbagai Kemungkinan “Kegilaan” Multiverse

Menguak Berbagai Kemungkinan “Kegilaan” Multiverse_

Film dibuka dengan adegan America Chavez berlari di sebuah dimensi dengan puing-puing bangunan yang beterbangan bersama Doctor Strange yang memiliki model rambut kuncir kuda.

Mereka dikejar oleh sesosok iblis yang menginginkan kekuatan perpindahan multiverse yang dimiliki oleh Chavez. Dalam kondisi terjepit, Doctor Strange berusaha mengambil kekuatan itu pula atas alasan kebaikan.

Dari sini sudah tersirat bahwa ada kemungkinan Doctor Strange mengambil langkah terburuk untuk mengatasi masalah, bahkan rela mengorbankan nyawa sahabatnya.

Dan di sepanjang durasi film 2 jam 6 menit ini kita akan bertemu dengan Doctor Strange dari semesta lainnya, tidak hanya satu. Semua Doctor Strange itu diceritakan atau ditampilkan memiliki sisi jahat dalam dirinya.

Hal ini menggambarkan bahwa Doctor Strange di semesta yang kita kenal adalah sosok yang berbeda jika dibandingkan kembarannya di semesta lain, meski memiliki indikasi akan melakukan hal jahat juga.

Ini sempat diucapkan oleh Chavez kepada Christine untuk meyakinkannya bahwa dia bisa mempercayai Doctor Strange dari semesta yang kita kenal.

Di film ini, semesta yang kita kenal dinamakan dengan Earth-616. Penamaan semesta ini ternyata berasal dari Christine yang hidup di semesta Earth-838, dimana Doctor Strange di semesta ini sudah tiada. Dalam film ini, sudah ada tiga Doctor Strange dari semesta lain yang tewas.

Doctor Strange dengan rambut kuncir kuda di awal film tewas ketika bertarung dengan iblis. Doctor Strange dari Earth-838 dianggap pahlawan karena bertarung dengan Thanos, padahal dia dieksekusi mati karena memicu “incursion” yang bisa mengakibatkan kehancuran alam semesta.

Dan Doctor Strange, yang bermata tiga, tewas di tangan Doctor Strange dari semesta kita saat hendak menggunakan kitab Darkhold.

“Kegilaan” multiverse yang dihadirkan di film yang syutingnya sebagian besar dilangsungkan di London ini ternyata masih kurang “gila” dan tidak sesuai dengan harapan kita.

Bayangan pertumbukan semesta yang akan menghadirkan versi lain dari para superhero yang kita kenal tidak bisa dijawab dengan baik, tidak seperti yang ditampilkan di film Spider-Man: No Way Home (2021).

Pertarungan Doctor Strange dengan dirinya dalam versi jahat tidak begitu mengesankan. Kehadiran sosok superhero di semesta lain juga tidak semeriah seperti kehadiran dua Spider-Man di film Spider-Man: No Way Home.

Peggy Carter hadir dengan kostum Captain America meneruskan perannya dari serial animasi What If. King Blackagar Boltagon adalah versi lain dari karakter Black Bolt di serial Inhumans. Maria Rambeau hadir sebagai Captain Marvel di semesta ini. Sayangnya, kehadiran mereka semua terasa tidak spesial.

Ada dua superhero lain yang menandakan bergabungnya mereka ke dalam MCU, yaitu Reed Richards dari Fantastic Four dan Professor X dari X-Men.

Lima superhero ini adalah anggota Illuminati yang mewakili kelompoknya masing-masing. Kenapa kehadiran mereka tidak mengesankan? Kalian akan tahu dengan menontonnya secara langsung. Dan, ini cukup mengecewakan.

Keunggulan di Berbagai Lini

Keunggulan di Berbagai Lini_

Meski jalan ceritanya masih kurang “gila” dan rumit seperti bayangan kita, film Doctor Strange in the Multiverse of Madness ini memiliki keunggulan di berbagai lini.

Yang paling utama ialah pameran efek visual yang sangat mengagumkan. Film-film MCU memang tidak pernah gagal di bidang ini dan kita sekali lagi dibuat terkesan dengan apa yang mereka suguhkan kali ini.

Adegan pertarungan tampil cukup dahsyat dan cepat, tapi yang paling mengagumkan adalah penggambaran Doctor Strange dan America Chavez ketika menembus berbagai semesta dalam sekali jalan.

Variasi semesta yang ditampilkan membuat kita terbelalak dan diselingi dengan senyuman ketika mereka masuk ke semesta berwujud animasi.

Pengarahan Sam Raimi juga patut dipuji. Setelah 9 tahun tidak membesut film, keahliannya sebagai sutradara dikerahkan di film ini. Kesuksesan trilogi Spider-Man karyanya terasa melekat juga di film ini.

Kandungan drama yang cukup mendalam dan sosok antagonis yang insaf di akhir cerita adalah dua elemen Spider-Man versinya yang dihadirkan disini.

Dan kita tahu pula, bahwa Sam Raimi adalah sutradara spesialis film-film horror, seperti trilogi Evil Dead dan film Drag Me to Hell (2009). Maka, nuansa mencekam dan mengejutkan turut tampil untuk menggambarkan aksi Scarlet Witch.

Dijamin kita akan kaget sekali ketika Wanda muncul tiba-tiba dari balik pintu yang tidak bisa ditembus. Meski jauh dari logika, tapi adegan ini sangat mengejutkan!

Dan yang menjadi nilai positif paling mengesankan dari film dengan sinematografi yang tertata rapi ini adalah performa akting para pemerannya, terutama Elizabeth Olsen sebagai Wanda Maximoff.

Bagi yang menyimak serial WandaVision pasti bisa merasakan kesedihan mendalam Wanda saat kehilangan orang-orang yang dicintainya di episode terakhir.

Kesedihan itu tidak hanya terlihat di wajah Elizabeth Olsen, tapi juga dari suaranya yang berat dan parau, menyiratkan kedalaman perasaan kehilangan seorang ibu.

Dan ketika dia mulai menebar ancaman, kesan intimidatif berhasil pula dia tampilkan lewat intonasi dari setiap ucapan yang dia lontarkan. Film ini menjadi penutup yang apik dari kisah hidup Wanda Maximoff/Scarlet Witch.

Regenerasi Avengers

Regenerasi Avengers_

Ibarat kata pepatah “patah tumbuh hilang berganti”, film Doctor Strange in the Multiverse of Madness menyimpan pesan tersirat dimulainya regenerasi Avengers.

Setelah Avengers: Endgame (2019), banyak anggota Avengers yang tewas dan hilang, atau belum diceritakan kembali. Dan di film ini, Avengers kehilangan salah satu anggotanya lagi.

Namun, darah muda dihadirkan dan siap menjadi pengganti yang sepadan. America Chavez adalah karakter superhero yang memiliki kekuatan spesial yang berkaitan erat dengan multiverse, bahan cerita yang terus akan dikembangkan oleh Marvel. Bisa jadi di masa depan, America Chavez akan menjadi sosok penting dalam tubuh Avengers.

Kita pun mengikuti kisahnya dari awal, sejak dia belum bisa mengendalikan kekuatannya, sehingga kita bisa merasa dekat dengan karakter yang jujur dan lugu ini. Mungkin kita akan melihat perkembangan kekuatannya saat dia hadir kembali dalam rangkaian film MCU berikutnya.

Doctor Strange in the Multiverse of Madness mungkin tampak seperti jembatan dari film dan serial MCU sebelumnya menuju kisah yang baru.

Bisa jadi tidak sesuai harapan bagi yang membayangkan kerumitan dari multiverse, tapi setidaknya film ini bisa memuaskan seluruh fans MCU yang mengharapkan hiburan dan pameran efek visual yang menakjubkan. Langsung saja tonton filmnya, ya!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.