Persediaan bahan pokok di Kaltim aman hingga 1,5 bulan usai Lebaran

Samarinda (ANTARA) – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengatakan hingga hari ke-5 Idul Fitri 1443 H, secara umum persediaan barang kebutuhan pokok aman hingga 1,5 bulan ke depan.

“Persediaan bahan pokok terpantau stabil dan aman,” kata Roby, di Samarinda, Jumat.

Dia menambahkan harga rata-rata bahan pokok secara keseluruhan, juga aman dan terjangkau.

Sejumlah komoditas seperti daging sapi, ayam dan telur dan kedelai mengalami kenaikan harga, begitu pula dengan harga minyak goreng curah masih di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per kilogram.

Baca juga: Pemprov Kaltim terbitkan surat edaran penerapan harga TBS

Baca juga: Percepat penyelidikan penyalahgunaan BBM bersubsidi, BPH Migas dan Polda Kaltim ringkus oknum pemain harga solar nelayan

Berdasarkan laporan harga, per Jumat (6/5), harga Kedelai dijual Rp15.000 per kg, dimana pekan lalu masih Rp14.660 per kg.

Daging sapi dijual dengan harga Rp161.000 per kg. Pekan lalu daging sapi masih dijual di harga Rp150.262 per kg.

Daging ayam hari ini dijual dengan harga Rp41.000 per kg, pekan lalu Rp40.722 per kg. Sedangkan telur ayam yang pekan lalu masih dijual Rp27.673 per kg, hari ini naik jadi Rp29.500 per kg.

Menurut Roby, kenaikan harga lebih banyak disebabkan oleh naiknya konsumsi masyarakat yang mencapai 30-40 persen selama menjelang Lebaran.

“Selain itu, daya beli masyarakat ikut memberi pengaruh dari pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak positif dengan turunnya kasus COVID-19,” ujarnya.

Namun demikian, sejumlah komoditas juga ada yang mengalami penurunan harga, meskipun secara umum permintaan meningkat di masa Lebaran.

Harga beras medium turun menjadi Rp11.150 per kg. Pekan lalu harganya masih sekitar Rp11.400 dan bulan lalu Rp11.543.

Beras premium hari ini dengan harga Rp13.300 per kg, minggu lalu Rp13.459 dan bulan lalu masih Rp 13.601.

Harga minyak goreng juga mengalami penurunan dibanding harga pekan lalu. Minyak goreng kemasan premium dijual dengan harga Rp28.500 per liter, sementara pekan lalu dijual Rp29.100 per liter.

Minyak goreng kemasan sederhana hari ini dijual Rp20.800 per liter, sedangkan pekan lalu masih dipatok dengan harga Rp24.833 per liter.

Minyak goreng curah juga mengalami penurunan dari pekan lalu Rp20.217 per liter, hari ini sudah dijual dengan harga Rp18.750 per liter.*

Baca juga: Sri Mulyani: Harga tanah di Ibu Kota Negara akan naik

Baca juga: Pupuk Kaltim sebut harga gas kompetitif turunkan ongkos produksi

Pewarta: Arumanto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.