Populer Internasional: Taiwan Batal Beli Helikopter AS hingga Ukraina Dibantu Intel Hancurkan Kapal Rusia

Taipei: Taiwan memberi isyarat membatalkan rencana pembelian helikopter perang anti-kapal selam canggih baru dari Amerika Serikat (AS). Alasannya, harganya terlalu mahal.
 
Pembatalan pembelian helikopter itu menjadi berita terpopuler Internasional Medcom yang diikuti dengan kabar mengenai tiga tewas dalam serangan di Israel.
 
Kemudian diikuti dengan isu mengenai Ukraina yang dibantu laporan intelijen AS ketika menenggelamkan kapal perang Rusia. Berikut selengkapnya mengenai berita terpopuler Internasional Medcom:

1. Batal Beli Helikopter Canggih AS, Taiwan: Harganya Terlalu Mahal

Taiwan memberi isyarat membatalkan rencana pembelian helikopter perang anti-kapal selam canggih baru dari Amerika Serikat (AS). Alasannya, harganya terlalu mahal.
 
Taiwan sebelumnya mengatakan berencana untuk membeli 12 helikopter anti-kapal selam MH-60R, yang dibuat oleh unit Lockheed Martin Corp Sikorsky.
 
Namun, media Taiwan melaporkan AS menolak pembelian barang tersebut karena tidak sesuai dengan kebutuhan pulau itu. Ketika ditanya parlemen terkait perubahan pembelian senjata AS oleh Taiwan, Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng menyebutkan kasus helikopter terlebih dulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Apa alasan batalnya pembelian itu? Simak di sini.

2. Gunakan Kapak, Penyerang Tewaskan Tiga Orang dalam Insiden di Israel

Setidaknya tiga orang tewas dalam apa yang polisi curigai sebagai serangan Palestina di kota Elad, Israel. Serangan terjadi pada peringatan yang dikatan sebagai hari kemerdekaan negara itu.
 
Saksi mata dan petugas tanggap darurat mengatakan para penyerang menggunakan kapak.
 
Polisi memasang penghalang jalan untuk mencoba menangkap para penyerang yang melarikan diri dari tempat kejadian, sekitar 15 km dari Tel Aviv. Di televisi, Wali Kota Elad mendesak warga untuk tinggal di dalam rumah sementara pasukan keamanan masih beroperasi.
 
Siapa pelaku penyerangan itu? Selanjutnya di sini.

3. Tenggelamkan Kapal Induk Rusia, Ukraina Dibantu Intelijen AS

Kapal induk Armada Laut Hitam Rusia tenggelam pada 14 April setelah dihantam oleh dua rudal anti-kapal Neptune dari Ukraina. Ada laporan intelijen Amerika Serikat (AS) diduga memberi bantuan dalam serangan itu.
 
“Laporan intelijen yang dibagikan oleh AS membantu Ukraina menenggelamkan kapal penjelajah Rusia, Moskva,” para pejabat AS mengatakan kepada NBC News, Jumat 6 Mei 2022.
 
Ini membenarkan peran Amerika dalam pukulan paling memalukan bagi invasi bermasalah Vladimir Putin ke Ukraina.
 
Sebuah kapal penjelajah rudal berpemandu yang membawa 510 awak, Moskva adalah unggulan Armada Laut Hitam Rusia. Kapal itu tenggelam pada 14 April setelah dihantam oleh dua rudal anti-kapal Neptune.
 
Seakurat apa laporan intelijen AS yang diberikan ke Ukraina? Simak tautan ini.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.