Awas, Beredar Buku Cover Kurikulum Merdeka Berisi Kurikulum 2013

Jakarta: Kurikulum Merdeka akan diimplementasikan secara nasional pada 2024. Saat ini, mulai bermunculan buku pelajaran yang menyematkan Kurikulum Merdeka pada sampulnya.
 
Namun, buku-buku tersebut tak sejalan dengan esensi yang dihadirkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Kurikulum Merdeka. Malah, isi di dalamnya masih memuat esensi Kurikulum 2013.
 
“Jadi, sekarang sudah banyak buku-buku yang dikeluarkan penerbit-penerbit swasta tapi berbeda secara esensi, secara materi dari prinsip Kurikulum Merdeka itu. Hanya covernya dikasih judul Kurikulum Merdeka, isinya masih Kurikulum 2013,” kata Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, kepada Medcom.id, Kamis, 5 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Satriwan meminta pemerintah menertibkan buku-buku tersebut. Dia menyebut buku-buku itu mesti ditarik dari peredaran.
 
“Kalau enggak, waduh ini bisa berbahaya,” tegas dia.
 
Satriwan menyebut keberadaan buku itu meresahkan. Sebab, jalan termudah bagi guru mendapatkan perspektif terkait Kurikulum Merdeka adalah dari buku.
 
“Ini akan jadi panduan praktis guru dalam mengajar ya buku. Guru tidak melihat standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar penilaian, kerangka kurikulum, paradigmanya. Tapi guru kita hanya melihat dari konteks buku yang diterbitkan baik dari pemerintah maupun lembaga komersil,” tutur dia.
 
Baca: Disosialisasikan Sembarang Orang, Kurikulum Merdeka Bisa Terdistorsi
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.