Sinopsis & Review Hello Debate Opponent Season 1

Tanggal 15 April 2019 yang lalu Mango TV menayangkan sebuah drama yang mengusung latar belakang yang cukup tidak familiar, yakni debat. Kisah dalam drama sepanjang 30 episode untuk musim pertamanya ini mengikuti sekelompok mahasiswa baru di Universitas Nanzhou Jiaotong.

Mereka memandang bahwa debat adalah sebuah seni yang menyenangkan sekaligus menantang. Bagi mereka, debat tidak hanya adu argumen. Kegiatan tersebut juga mengasah logika seseorang untuk merenungkan sebuah masalah.

Hello Debat Opponent dibuka dengan deskripsi dan pengenalan tentang debat oleh para pemeran yang terbilang masih muda. Ini merupakan sebuah introduksi menarik bagi mereka yang awam tentang kompetisi debat.

Untuk kamu yang ingin tahu jalan cerita drama Hello Debate Opponent season 1 ini, yuk langsung saja simak ulasannya berikut ini!

Baca juga: Sinopsis dan Review Drama Cina Casual and Perfect (2020)

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: 2019
  • Genre: Romance, School, Youth
  • Produksi: Mango TV (Stasiun Penyiaran)
  • Sutradara: Han Yang
  • Pemeran: Pan You Cheng, Lin Xin Yi, Jiao Na, Jie Shi Ming, Liu Xie Ning

Bai Yu (Pan You Cheng) adalah seorang mahasiswa baru di jurusan Manajemen Industri Budaya di kampus tersebut. Namun, karena satu insiden konyol, ia salah masuk dan terjebak di klub debat yang menurutnya membosankan dan hanya berisi orang-orang pamer.

Di klub tersebut, ia bertemu dengan Yi Xiao Xi (Lin Xin Yi) dan gengnya. Pertemuan Bai Yu dan Xiao Xi sebenarnya sudah diawali dengan sebuah insiden yang membuat hubungan mereka seperti kucing dan anjing, tidak pernah akur.

Di hari pertama penerimaan mahasiswa baru, Xiao Xi ingin berfoto di depan plang nama kampusnya. Di saat yang sama Bai Yu tengah asyik berselfie dan ia ia tidak memperhatikan ada Xiao Xi di belakangnya.

Masing-masing mengklaim mereka adalah yang pertama sampai di depan plang tersebut sehingga tidak ada yang mau mengalah. Insiden kecil nan konyol tersebut jadi dendam di hati mereka.

Suatu hari, ada pertemuan klub debat baru di kampus Nanzhou Jiaotong. Geng Ting Ting (Jiao Na) tengah dihadapkan pada situasi sulit dimana ia ditinggalkan oleh anggota Klub Debatnya sehingga hanya tinggal ia seorang yang tersisa.

Ruangan Klub Debat pun terancam digusur sebab anggotanya yang minim. Geng Ting Ting tidak ingin Klub Debat dibubarkan, maka ia berusaha untuk merekrut anggota baru dari mahasiswa-mahasiswa angkatan baru, termasuk Bai Yu dan Xiao Xi.

Bai Yu tertarik masuk ke Klub Debat sebagai penebusan rasa bersalahnya karena telah bersikap kasar pada Xiao Xi. Kisah selanjutnya bergulir pada kegiatan kampus Bai Yu dan Xiao Xi berikut kegiatannya mereka di Klub Debat.

Geng Ting Ting berharap banyak pada tim dengan formasi barunya itu. Ia berharap dapat memenangkan kejuaraan debat tingkat nasional bersama mereka.

Namun, rupanya harapannya membutuhkan usaha lebih keras. Klub Debat punya anggota baru tapi kehilangan ruangan latihan.

Hal ini terjadi sebab dosen kepala memberikan ruangan tersebut pada klub yang lebih aktif. Dan saat itu klub Debat memang tengah terpuruk. Ruangan latihan akan dikembalikan jika Klub Debat berhasil memenangkan kejuaraan. 

Dalam kompetisi tersebut, Tim Debat Universitas Nanzhou Jiaotong berhadapan dengan Universitas Beijiao yang terkenal sebagai Tim Debat terbaik di seluruh negeri. Ini merupakan ujian pertama mereka untuk menjadi juara.

Bai Yu dan Xiao Xi harus berusaha keras dalam latihan untuk mengatasi kekurangan mereka dan melatih kemampuan bicara lebih efektif.

Baca juga:

Di luar dugaan, proses latihan bersama Klub Debat kampus mengajarkan banyak hal pada Bai Yu dan Xiao Xi. Bai Yu yang rebellious dan sarkas belajar lebih lebih bersabar dan berempati pada orang lain. 

Sementara itu, Xiao Xi yang dikenal sebagai gadis mandiri dan keras kepala menemukan pelajaran berharga bahwa banyak hal yang tidak bisa dikerjakan sendiri.

Bergabung dengan Klub Debat memberikan pelajaran hidup yang berharga bagi anak-anak muda ini. Mereka juga dilatih untuk mengambil keputusan bahkan dalam posisi sulit sekalipun.

Ilmu Debat yang Dibalut dengan Kisah Coming of Age yang Realistis

Ilmu Debat yang Dibalut dengan Kisah Coming of Age yang Realistis

Pada detail drama Hello Debate Opponent tertulis bahwa drama ini mengusung debat sebagai pusat kisahnya. Ketika melihat itu, saya cukup ragu dibuatnya lantaran debat adalah latar belakang kisah yang tidak begitu familiar diangkat dalam drama. Namun secara mengejutkan, kisahnya dibuat dengan menarik.

Kisah dalam serial drama ini ditulis dan digarap dengan baik. Cerita romantisme khas remajanya pun ditampilkan dengan porsi yang pas tanpa membuat kisah debatnya menjadi bagian yang membosankan.

Pendalaman tentang kompetisi debat dan aturan-aturan yang berlaku di kompetisi tersebut disajikan secara mendetail. Agaknya mereka berhasil menggambarkan bahwa debat adalah hal yang menyenangkan dan mempunyai makna-makna tertentu yang penting.

Drama ini juga menunjukan bahwa di usia mereka, tidak hanya kisah romantis yang jadi fokus perhatian. Ada keresahan yang harus mereka atasi yang berkaitan dengan pencarian jati diri dan impian masing-masing.

Protagonis kita, Xiao Xi adalah mahasiswa tingkat pertama yang pemalu dan masing belum menemukan jati dirinya. Ia merasa dianaktirikan oleh orang tuanya yang selalu mengutamakan adik perempuannya yang jenius.

Lalu, ada Bai Yu, si anak tajir yang ingin lepas dari bayang-bayang orang tuanya. Ia ingin membuktikan diri bahwa ia layak menjadi penerus perusahaan keluarganya dengan jalannya sendiri.

Setiap karakter mempunyai keresahan masing-masing yang semuanya berawal dari keluarga. Bagian ini mendapat porsi yang cukup banyak sehingga penonton paham mengapa mereka bersikap apatis, egois, manja dan keras kepala.

Aktor dan Aktris Muda dengan Akting yang Brilian

Aktor dan Aktris Muda dengan Akting yang Brilian

Kemistri antar pemain merupakan bagian yang sangat berpengaruh. Kisah yang dibawakan dengan baik oleh para pemerannya membuat sebuah drama jadi sangat seru. Aspek inilah yang menonjol dari drama Hello Debate Opponent.

Para pemeran mempunyai kemistri yang apik sehingga karakter mereka menjadi memorable. Pan You Cheng dalam drama ini adalah salah satu aktor yang tahu cara membawakan perannya dengan baik.

Ia berhasil menjadi Bai Yu yang resek, menjengkelkan tapi berkharisma. Apalagi saat ia melontarkan argumen-argumen cerdas yang sulit dibantah.

Tidak hanya saat ia tampil sebagai anggota kompetisi debat, di kesehariannya pun karakter Bai Yu menunjukkan sisinya yang bikin kita angkat topi dengan pemikirannya yang logis.

Pan You Cheng terbilang newbie di dunia akting. Drama dan film yang sudah dibintanginya bisa dihitung dengan jari. Namun, ia berhasil menampilkan akting yang berkualitas. Agaknya masa depan perfilman China aman karena ada aktor muda ini.

Lawan mainnya, Lin Xin Yi,  menjadi tandem yang pas dengannya. Aktris yang terkenal lewat perannya dalam drama Hello, Friend of The Other Side menjadi karakter yang pasti akan disukai oleh teman dan keluarga.

Di usianya yang muda, ia membawakan karakternya dengan pas. Sangat cocok dengan pembawaannya yang manis dan menggemaskan.

Masing-masing karakter dalam drama ini, baik protagonis dan antagonis, menampilkan logika emosional yang jelas sehingga membuat penonton mengerti mengapa ia bersikap seperti itu. Semuanya tersaji dengan terperinci.

Isi Dialog yang Sulit Dimengerti

Isi Dialog yang Sulit Dimengerti

Hello Debate Opponent adalah drama yang menarik dilihat dari segi cerita dan penokohannya. Pengembangan karakternya pun terasa pas.

Pembangunan ceritanya pun terlihat solid. Sayang sekali narasi yang sudah solid dan menarik ini menjadi kurang karena dialog yang sedikit sulit dimengerti.

Meskipun aksi para pemeran ketika berdebat patut diacungi jempol, namun dialog-dialog mereka sulit dimengerti. Ini terjadi dalam scene di luar scene debat.

Drama ini banyak menggunakan kalimat-kalimat slang yang bagi penonton yang tidak memahami bahasa China tentu akan kesulitan memahami dialog-dialognya.

Perlu memutar ulang beberapa kali agar dapat memahami konteks dialognya. Tapi tentu saja itu malas dilakukan sebab kenikmatan menonton jadi terganggu.

Secara keseluruhan, drama ini adalah tontonan yang seru. Meskipun mengangkat kehidupan mahasiswa yang identik dengan kisah-kisah ringan khas remaja, namun drama ini adalah pengecualian. Menonton drama ini jadi bikin kangen masa-masa kuliah tingkat awal yang riweuh berkegiatan di kampus.

Dibandingkan dengan drama lainnya, Hello Debate Opponent mempunyai episode yang lebih sedikit. Jadi, pas untuk ditonton di waktu liburan. Apalagi drama ini menawarkan visual dengan tone yang cerah dan memanjakan mata.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.