Paus Fransiskus Curiga NATO Memprovokasi Rusia untuk Serang Ukraina

Roma: Paus Fransiskus mengatakan bahwa Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) lakukan provokasi di pintu Rusia yang memungkinkan telah menyebabkan serangan ke Ukraina.
 
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia Corriere della Sera, Paus Fransiskus merefleksikan agresi mematikan Rusia terhadap tetangganya.
 
“Kehadiran NATO di negara-negara terdekat Rusia telah ‘memprovokasi’ Moskow. Itu mungkin memfasilitasi invasi,” ucap Paus kepada Corriere della Sera, yang dikutip dari Politico, Rabu 4 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Selain itu Paus Fransiskus juga mengutuk “kebrutalan” perang dan membandingkannya dengan perang saudara Rwanda pada 1990-an, yang mengakibatkan genosida minoritas Tutsi.
 
Baca: Paus Fransiskus Ingin Bertemu dengan Putin di Moskow.
 
“Takhta Suci telah meminta sejak pertengahan Maret untuk pertemuan antara Fransiskus dan Putin di Moskow,” kata pihak Vatikan.
 
“Tentu saja kami membutuhkan pemimpin Kremlin untuk mengalokasikan jendela waktu. Kami belum mendapat tanggapan apa pun, dan kami masih berusaha, bahkan jika saya khawatir Putin tidak dapat dan tidak ingin mengadakan pertemuan ini saat ini,” ujar Paus.
 
Namun Paus Fransiskus mengesampingkan pergi ke Kiev untuk saat ini: “Pertama saya harus pergi ke Moskow, pertama saya harus bertemu Putin.”
 
Francis mengatakan dia telah membatalkan pertemuan dengan Patriark Kirill, kepala Gereja Ortodoks Rusia dan pendukung utama Putin yang telah membenarkan perang, karena mereka berdua berpikir itu akan terlihat “ambigu”. Tetapi dalam panggilan telepon mengatakan dia memperingatkan Kirill bukan untuk “mengubah dirinya menjadi putra altar Putin.”
 
Sejak invasi ke Ukraina, Fransiskus telah berulang kali mengkritik invasi tersebut, sambil menghindari menyebut nama Putin secara eksplisit, sejalan dengan kebijakan luar negeri Vatikan untuk menjaga pintu tetap terbuka untuk kemungkinan dialog.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.