BRIDA Diharapkan Menjadi Kekuatan Riset di Seluruh Wilayah

Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan pembentukan Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA). Pembentukan BRIDA merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Iptek dan Perpres Nomor 78 Tahun 2021 tentang BRIN.
 
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko berharap BRIDA dapat memperkuat ekosistem riset. Utamanya, ekosistem riset di daerah.
 
“Jadi, amanat di sini memastikan penguatan ekosistem riset dan novasi di seluruh wilayah Tanah Air,” kata Handoko dalam Kick off BRIDA secara daring, Rabu, 20 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Handoko menuturkan BRIDA memiliki arti penting dalam pengambilan kebijakan berbasis riset. BRIDA merupakan mitra di daerah yang dapat membantu penguatan pengambilan kebijakan berbasis riset.
 
“Dan tentunya juga untuk penguatan ekosistem riset dan inovasi di seluruh level pemerintah, baik pusat maupun daerah, serta masyarakat luas,” kata Handoko.
 
Dia menuturkan melalui BRIDA, daerah dapat menyampaikan berbagai masalah di daerah untuk dicarikan solusi berbasis riset ke BRIN. Hal sebaliknya sangat memungkinkan, yakni membawa berbagai solusi di pusat maupun daerah lain untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah yang relevan di daerah.
 
“Karena itulah, BRIDA mempunyai tugas strategis yakni memberikan berbagai data dan analisis yang diperlukan dalam menghasilkan sebuah kebijakan, agar seluruh kebijakan di daerah yang ada berbasis hasil riset yang komprehensif (science based policy),” kata Handoko.
 
Baca: BRIDA Dinilai Penting untuk Pengambilan Kebijakan Berbasis Riset
 
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.