Produksi Akumulatif Ekspor Toyota Indonesia Mencapai 2 Juta Unit, Pencapaian 1 Juta Dirayakan 2018

Suara.com – Pada hari ini, Selasa (15/2/2022), Presiden Joko Widodo berkeliling di pabrik Karawang Plant 1 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN yang memproduksi Toyota Kijang Innova dan Toyota Fortuner.

Dikutip dari rilis resmi Toyota Indonesia sebagaimana diterima Suara.com, kehadiran Presiden Republik Indonesia adalah meluncurkan Pelepasan Ekspor 2 Juta Unit dan Toyota Fortuner ke Australia. Sebelumnya, Toyota Indonesia merayakan pencapaian lebih dari 1 juta unit secara akumulatif dalam ekspor di 2018.

Adapun pencapaian ekspor kendaraan utuh Toyota dari Indonesia yang telah mencapai 2 juta unit secara akumulatif ini dicapai melalui konsistensi serta proses yang panjang untuk terus-menerus meningkatkan daya saing dan meraih kepercayaan dari pasar global.

Presiden Jokowi saat berpidato di pabrik PT Toyota Motor Maunfacturing Indonesia di Kawasan Industri KIIC, Karawang, Jabar pada Selasa (15/2/2022). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden).
Presiden Jokowi saat berpidato di pabrik PT Toyota Motor Maunfacturing Indonesia di Kawasan Industri KIIC, Karawang, Jabar pada Selasa (15/2/2022). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden).

Selain itu, kegiatan ekspor Toyota Indonesia juga dimungkinkan oleh perkembangan industri otomotif nasional yang bergerak dari impor hingga awal 1970-an, diikuti produksi dengan komponen lokal kemudian menjadi basis produksi dan ekspor, serta kini memasuki tahapan pengembangan ekspor.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Resmikan Ekspor 2 Juta Unit Toyota Fortuner ke Australia, Berikut Serba-Serbi SUV Ini

“Pencapaian kumulatif 2 juta unit ekspor dan ekspor perdana kendaraan utuh Toyota ke Australia merupakan bagian dari upaya kami berkontribusi pada perkembangan industri otomotif nasional Indonesia termasuk dalam menjaga neraca perdagangan yang positif,” papar warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

“Pencapaian ini tidak dapat terjadi tanpa dukungan dari semua pihak kepada industri otomotif. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan dukungan, termasuk dalam kerja sama bilateral dan multilateral seperti kerja sama dengan Australia melalui IA-CEPA, sehingga pencapaian ini bisa terwujud dengan baik. Kami memaknai pencapaian ini sebagai pemicu semangat untuk bisa terus meningkatkan performa ekspor,” lanjut Warih Andang Tjahjono.

Tingginya tingkat kandungan dalam negeri produk-produk otomotif yang saat ini bahkan ada yang telah melampaui 80 persen menandakan terus berkembangnya industri komponen lokal Indonesia dalam mendukung manufaktur otomotif nasional.

Industri otomotif yang memiliki daya saing tinggi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global melalui perannya sebagai pencipta peluang ekspor. Hasil ekspor otomotif merupakan produk berteknologi tinggi yang bernilai tambah karena dalam setiap tahapan pembuatannya memberikan kontribusi terhadap penerimaan pajak.

Baca Juga: Ekspor Perdana Toyota Fortuner ke Australia, Presiden Joko Widodo Pimpin Acara Pelepasan

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.