LPSK Terima 3.027 Laporan Sepanjang 2021

Jakarta: Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima 3.027 pengaduan, konsultasi, dan permohonan sepanjang 2021. Jumlah tersebut yang terbanyak selama 13 tahun LPSK berdiri.
 
“(Sebanyak) 2.182 di antaranya ditindaklanjuti sebagai permohonan perlindungan yang diidentifikasi berasal dari 34 provinsi dengan sebaran 256 kabupaten/kota,” ujar Ketua LPSK Hasto Atmojo Suryo dalam rapat dengar pendapat Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 Februari 2022.
 
LPSK juga telah menyelesaikan pembayaran kompensasi bagi korban tindak pidana terorisme. Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“LPSK berhasil menunaikan amanat ini dan korban mendapatkan haknya tidak hanya berasal dari Indonesia. Beberapa di antaranya adalah WNI yang tinggal di luar negeri dan juga WNA yang menetap di negara lain,” jelas dia.
 
Baca: LPSK Desak Aparat Utamakan Dialog Terkait Kasus Wadas
 
Capaian ini, kata Hasto, menujukkan kinerja LPSK tidak terganggu dengan adanya pandemi covid-19. Dia menekankan pandemi tidak berkorelasi dengan kejahatan.
 
“Kejahatan masih terus terjadi, bahkan dalam beberapa jenis kejahatan justru mengalami peningkatan, khususnya kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan,” ujar dia.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.