Evaluasi Tes Pramusim MotoGP 2022 Sirkuit Mandalika, Chip Melejit sampai Trek Belum Menggigit

Suara.com – Selain ada istilah chip dalam industri otomotif yang artinya adalah chip semikonduktor (dan saat ini pabrikan roda empat passenger car tengah mengalami kondisi kekurangan), chip di jalan raya, jalan bebas hambatan, maupun sirkuit adalah bebatuan kecil atau kerikil, mulai bentuk pipih, bulat sampai oval yang bisa melejit saat dilintasi ban kendaraan.

Kondisi ada chip melejit ini bisa mendatangkan bahaya. Dan kejadian ini menimpa beberapa rider MotoGP saat mereka tengah seru-serunya menggeber tunggangan di lintasan Sirkuit Mandalika.

Dikutip dari kantor berita Antara, rider Fabio Quartararo mengeluhkan banyaknya chip yang melejit saat ia berada di belakang rider lainnya.

Sementara Luca Marini dan Francesco Bagnaia memperlihatkan luka lebam di lengan yang diakibatkan karena chip melejit saat tengah melaju dalam kecepatan tinggi.

Baca Juga: Sukses Tembus Pasar Ekspor Australia, PT TMMIN Sebutkan 600 Unit Toyota Fortuner Akan Diberangkatkan

Francesco Bagnaia memar usai melakoni tes pramusim MotoGP Mandalika. (Twitter)
Francesco Bagnaia memar usai melakoni tes pramusim MotoGP Mandalika. (Twitter)

Kondisi lainnya adalah lintasan atau trek Sirkuit Mandalika belum memiliki daya cengkeram kuat atau grip dengan ban tunggangan para rider MotoGP. Istilahnya ban belum mampu menggigit aspal.

Hingga rider Alex Rins memberikan usul, “Kalau boleh memasukkan semua motor yang ada di jalan raya untuk balapan di sini, nanti bakal menciptakan banyak grip di trek. Bisa juga bikin balapan mobil, termasuk kendaraan sewa.”

Pembalap Team Suzuki Ecstar Alex Rins memacu sepeda motornya saat sesi tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (11/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa.
Pembalap Team Suzuki Ecstar Alex Rins memacu sepeda motornya saat sesi tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (11/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa.

PT Pengembang Pariwisata Indonesia (Persero) ITDC selaku BUMN pengembang Sirkuit Mandalika akan melakukan pembenahan di trek sepanjang 4,3 km ini, antara lain dari sisi lintasan, fasilitas pendukung, akomodasi dan teknis penyelenggaraan balapan untuk 18-20 Maret nanti.

Franco Uncini, Grand Prix Safety Officer FIM menyatakan kondisi chip melejit dan grip kurang menggigit adalah normal untuk sirkuit baru. Ditambah masih masifnya pembangunan yang berjalan di sekeliling lintasan.

Di dalam sirkuit, alat-alat berat masih digunakan untuk memasang tribun dan bangunan lainnya, sedangkan di luar area sirkuit, para pekerja membangun jalan baru untuk menyambut gelaran MotoGP.

Baca Juga: Prioritas Produksi Jadi Strategi Honda untuk Mengatasi Kekurangan Chip Semikonduktor

“Hal ini sudah terkendali, karena hanya membutuhkan mesin (track jet) untuk membersihkannya, masalah sudah terselesaikan,” jelas Franco Uncini, juara dunia MotoGP 500cc 1982.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.