Dirilis di Malaysia, SUV Peugeot 2008 baru masuk pasar ASEAN

Jakarta (ANTARA) – Stellantis, perusahaan hasil penggabungan PSA (Peugeot) dan FCA (Fiat Chrysler), pada Januari lalu merilis SUV Peugeot 2008 terbaru di Malaysia.

SUV yang diproduksi di pabrik Stellantis di Gurun, Malaysia itu membawa nilai-nilai merek sebagai model internasional yang berkontribusi pada keberhasilan Peugeot di Asia Tenggara, kata Stellantis dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa.

Pabrik Gurun telah menetapkan standar keamanan dan kualitas yang tinggi serta meningkatkan kapasitas produksinya sejak Stellantis mengakuisisinya pada November 2021.

Baca juga: Fiat Chrysler dan Peugeot resmi jadi Stellantis

Sebelum diluncurkan, New 2008 menjalani uji ketahanan dan keandalan tambahan lebih dari 200.000 kilometer dalam kondisi iklim dan jalan Malaysia yang sangat menuntut.

Model baru ini tersedia untuk pelanggan Malaysia dalam varian Allure dengan mesin bensin PureTech bertenaga maksimum 130 bhp dan gearbox otomatis 6-percepatan, dan dibanderol 27.000 euro atau sekitar Rp436 juta.

Ini menampilkan desain model Eropa yang dinamis dan terpahat, serta lampu khas depan vertikal dan lampu LED berbentuk tiga garis. Mobil ini dilengkapi teknologi i-Cockpit 3D dan alat bantu mengemudi generasi terbaru.

Peugeot 2008 menegaskan statusnya sebagai SUV internasional. Sudah diproduksi di Eropa di Vigo dan di China di Wuhan, sekarang diproduksi di pabrik Gurun di Malaysia.

Pabrik produksi Stellantis di Gurun hadir untuk memenuhi momentum penjualan Peugeot di Asia Tenggara, di mana pelanggan menghargai posisi generalis terbaiknya. Juga memproduksi SUV 3008 dan 5008 yang identik dengan versi Eropa dengan desain modern pada tahun 2020.

“Ini adalah langkah penting untuk memperbesar jejak manufaktur kami di wilayah ini. Ini adalah contoh pertama dari ambisi kami untuk memperluas portofolio kendaraan Stellantis yang dibangun di Asia Tenggara,” kata Christophe Musy, Wakil Presiden Senior, ASEAN & Distributor Umum di Stellantis.

Stellantis Group mengakuisisi kepemilikan manufaktur NAZA Automotive dan fasilitas produksi Gurun Kedah di Malaysia pada 28 Oktober 2021. 170 karyawan dan 50 pemasok lokal telah meningkatkan produksi sejak akhir 2021.

Baca juga: Peugeot kenalkan mobil komersial e-EXPERT berbahan bakar hidrogen

Baca juga: Peugeot ungkap mobil yang akan terjun di Le Mans tahun depan

Baca juga: Stellantis raih kinerja positif setelah merger

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.