BI: Transformasi digital dorong pemulihan lebih cepat dan kuat

Transformasi digital merupakan salah satu agenda utama dalam Finance Track Meeting G20

Jakarta (ANTARA) – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan transformasi digital merupakan satu dari tiga aspek yang akan mendorong pemulihan yang lebih cepat dan kuat.

Perry mengatakan aspek lainnya adalah kerja sama untuk kesehatan global serta pengembangan ekonomi hijau dan pembiayaan hijau.

“Ketiga aspek tersebut merupakan respons yang kita perlukan bersama untuk mengatasi pandemi,” katanya dalam acara G20 terkait Digital Payment Innovation of Banking di Jakarta, Senin.

Perry mengatakan transformasi digital merupakan salah satu agenda utama dalam Finance Track Meeting G20 dari total enam agenda termasuk mengenai digitalisasi sistem pembayaran.

Digitalisasi sistem pembayaran ini meliputi transaksi pembayaran lintas batas, Open API, Quick Response (QR) lintas batas serta Central Bank Digital Currency (CBDC).

Selain transformasi digital, kerja sama dalam kesehatan global turut mempercepat pemulihan terutama dalam program vaksinasi untuk memastikan pandemi COVID-19 segera terselesaikan.

Terakhir, yaitu pengembangan ekonomi hijau dan pembiayaan hijau yang perlu diperkuat melalui transisi energi berkelanjutan.

Perry menegaskan ketiga aspek tersebut membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak agar mampu memulihkan dunia secara lebih cepat dan kuat sesuai tema Presidensi G20 Indonesia yakni recover together recover stronger.

“Ini lah tiga bidang untuk recover together, recover stronger yang Presiden kita Joko Widodo perintahkan agar kita sukses di masa Presidensi Indonesia,” tegasnya.

Baca juga: Gubernur BI: Pandemi masih menyisakan tantangan kompleks
Baca juga: Gubernur BI: Presidensi G20 RI seimbangkan agenda global dan domestik
Baca juga: BI: Presidensi G20 RI akan bahas mata uang digital bank sentral

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.