Toyota Ajukan Paten Transmisi Manual untuk Disematkan ke Mobil Listrik

Suara.com – Toyota dikabarkan telah mengajukan delapan paten baru di Amerika Serikat. Materialnya adalah kendaraan listrik masa depan dengan transmisi manual.

Kabar yang pertama kali diungkap Forum BZ ini memperlihatkan beberapa teknologi baru yang diajukan Toyota, di antaranya simulasi pedal kopling, perpindahan gigi, dan metode menghentikan aliran torsi layaknya mobil dengan mesin pembakaran.

“Kendaraan listrik ini mencakup tuas persneling dan pedal kopling untuk realisasi perpindahan gigi manual kendaraan. Tuas persneling dioperasikan oleh pengemudi untuk memilih mode perpindahan gigi virtual,” demikian keterangan dari salah satu paten.

Melansir Carscoops, paten yang diajukan Toyota dilengkapi sistem pengemudian tiga mode yang berbeda.

Baca Juga: Viral Wartawan sedang Siaran Meliput Mandalika, Ada Toyota Avanza Melintas di Tengah Sirkuit Bikin Salah Fokus

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kanan) bersama President Director PT Toyota -Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda (kiri), dan Vice President Director PT Toyota -Astra Motor (TAM) Henry Tanoto (kanan) mengapit Toyota C+Pod saat meninjau booth Toyota usai pembukaan GIIAS 2021 di ICE BSD City Tangerang, Kamis (11/11/2021). [Antara]
Salah satu mobil listrik Toyota, sebagai ilustrasi. Tampak Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kanan) bersama President Director PT Toyota -Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda (kiri), dan Vice President Director PT Toyota -Astra Motor (TAM) Henry Tanoto (kanan) mengapit Toyota C+Pod saat meninjau booth Toyota usai pembukaan GIIAS 2021 di ICE BSD City Tangerang, Kamis (11/11/2021). [Antara]

Mode pertama mengharuskan pengemudi untuk menggunakan kopling dan perpindahan gigi. Sementara mode kedua memberikan pilihan untuk tidak perlu menginjak kopling untuk memudahkan pengemudi saat parkir, mundur, atau saat macet. Dan pada mode ketiga, baik kopling maupun shifter tidak digunakan oleh pengemudi.

Akan tetapi paten itu tampaknya lebih menyarankan pengemudi untuk menggunakan mode otomatis.

Namun demikian, mode transmisi manual yang dikembangkan Toyota hanyalah sebuah rekayasa. Dengan demikian pengemudi tetap dapat merasakan sensasi mengemudi dengan mobil pembakaran internal.

Mode transmisi manual yang ditanamkan dapat terlihat di layar display. Tetapi mobil tidak benar-benar memiliki transmisi manual.

Baca Juga: Diduga Kemasukan Air, Biaya Ganti Baterai Tesla Model 3 Seharga Mobil Baru

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.