Sepeda Listrik Baterai DRMA Dukung Perkembangan Electric Vehicle di Indonesia

Suara.com – Hadir dalam Inabicycle Show x Fitamin Fair 2022 and The 30th Indonesia International Education, Training & Scholarship Expo Indonesia Millennial Festival & Exhibition 2022, emiten manufaktur komponen otomotif PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memamerkan produk baterai dan sepeda listriknya.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi DRMA pada Jumat (11/2/2022), dalam acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 3-6 Februari, perusahaan ini menghadikan berbagai produk yang digunakan dalam kendaraan listrik seperti battery pack, E-Kit hingga sepeda listrik.

Dalam pameran itu DRMA berkolaborasi dengan komunitas Bike To Work untuk mengenalkan teknologi dan keandalan produk EV mereka.

Beberapa petugas PLN menggunakan sepeda listrik Matric B dan motor listrik saat bertugas di Sirkuit Mandalika atau Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (19/11/2021). [Antara]
Beberapa petugas PLN menggunakan sepeda listrik Matric B dan motor listrik saat bertugas di Sirkuit Mandalika atau Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (19/11/2021). Sebagai ilustrasi penggunaan sepeda listrik di berbagai acara [Antara]

“Berangkat dari ajang ini, kami cukup optimis dalam melihat perkembangan EV di Tanah Air dilihat dari antusiasme pengunjung terhadap produk-produk kami, bahkan sudah ada pemesanan khususnya pada produk sepeda listrik Polimetal Raynor,” jelas Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso, melalui keterangannya, Jumat (11/2/2022).

Baca Juga: Diduga Kemasukan Air, Biaya Ganti Baterai Tesla Model 3 Seharga Mobil Baru

Selain battery pack, DRMA juga mulai memproduksi komponen-komponen lainnya yang digunakan dalam kendaraan listrik seperti komponen bodi dan chassis kendaraan menggunakan high-tensile steel, sensor-sensor hingga wiring harness.

Semua produk dan teknologi pendukung EV ini sebagian besar dibuat dan dikerjakan oleh para insinyur DRMA. Lebih lanjut, Irianto Santoso juga menyatakan bahwa DRMA juga memiliki kapasitas untuk memproduksi lightweight HSS dan mengembangkan HSS sebagai material bodi kendaraan listrik (EV).

Material HSS ini memiliki peran vital dikarenakan untuk mobil EV diperlukan material yang jauh lebih ringan namun mempunyai kekuatan yang sama atau bahkan lebih jika dibandingkan material bodi mobil konvensional saat ini.

“Kami memperkirakan tren ke arah kendaraan listrik sangat besar prospek pertumbuhannya. Ajang ini dapat menjadi momentum DRMA untuk mengenalkan produk dan teknologi EV yang telah dikembangkan oleh Perusahaan dan menjadi peluang bagi kami untuk melanjutkan kinerja yang lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya.

Baca Juga: Tinjau Persiapan KTT G20 2022, Menko Marves Tekankan Pengisian Ulang Baterai Mobil Listrik

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.