Sulteng Belum Aktifkan Pos Penyekatan di Batas Provinsi

Palu: Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan hingga kini belum ada kebijakan dikeluarkan oleh kepala daerah terkait pengaktifan kembali pos penyekatan di wilayah perbatasan antarprovinsi dalam rangka menekan laju penularan covid-19.
 
“Belum ada petunjuk karantina wilayah dari Pemerintah Pusat, sehingga kami belum menerapkan pos penyekatan di wilayah-wilayah perbatasan,” kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Adiman, Jumat, 11 Februari 2022.
 
Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo kepada kepala daerah, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura turun langsung melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sebab akhir-akhir ini covid-19 menular cepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sejak Kamis, 10 Februari 2022, Gubernur Sulteng mengunjungi Kabupaten Poso, Morowali Utara, dan Morowali untuk melakukan sosialisasi prokes.
 
Gubernur mengimbau bupati/wali kota meningkatkan sebaran vaksinasi, khususnya kelompok rentan lanjut usia (lansia) dan anak-anak. Sebab covid-19 varian baru Omicron cepat menyebar dan menular kepada lansia dan anak berdasarkan epidemiologi.
 
Baca juga: 1.037 Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Tebing Tinggi
 
“Protokol dengan pola 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas) ditambah vaksinasi sangat membantu pencegah serta meminimalisasi dampak menular,” ujar Adiman.
 
Meski begitu, katanya, tidak menutup kemungkinan wilayah perbatasan diberlakukan kembali penyekatan, bila kasus covid-19 di Sulteng mengalami peningkatan tinggi.
 
Dari laporan pusat data dan informasi (Pusdatin) Pemprov Sulteng pada Kamis, 10 Februari 2022, kasus covid-19 di daerah tersebut mengalami penambahan dan saat ini tercatat ada 51 kasus aktif baru.
 
Dari 52 kasus, 25 diantaranya berada di Kota Palu, tujuh kasus di Kabupaten Morowali. Lalu, Tojo Una-una, Sigi, dan Banggai masing-masing tiga kasus baru, empat kasus di Banggai Laut, kemudian dua kasus lainnya masing-masing di Poso dan Tolitoli, begitu pun Parigi Moutong dan Donggala masing-masing satu kasus.
 
“Kabupaten Morowali Utara, Banggai Kepulauan, dan Buol saat ini masih nol kasus. Kami berharap hari ini tiga kabupaten itu masih tetap steril dan tim Surveilans pada masing-masing daerah juga mengoptimalkan penelusuran kepada warga yang sempat kontak erat dengan pasien covid-19,” ucap Adiman.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.