Del Potro kalah saat comeback jelang rencana gantung raket

Sangat sulit untuk memainkan olahraga ini dengan ketidaknyamanan yang saya alami

Jakarta (ANTARA) – Martin del Potro kalah 1-6, 3-6 dari Federico Delbonis pada babak pertama Argentina Open, Selasa, waktu setempat atau Rabu pagi WIB, sementara waktu pensiun petenis Argentina itu semakin dekat.

Del Potro, yang mengalami cedera berulang, mengucapkan selamat tinggal secara emosional kepada para penggemarnya sambil meragukan rencananya untuk bertanding pekan depan di Brazil.

Kekalahan Del Potro terjadi pada pertandingan pertamanya sejak Maret 2019, dan setelah itu dia menggantungkan ikat kepalanya di net yang ditafsirkan oleh penonton tuan rumah dan media sebagai perpisahan terakhir.

Baca juga: Del Potro di ambang gantung raket

Mantan juara US Open berusia 33 tahun itu menderita cedera lutut dan mengatakan kepada para penggemar, Sabtu, bahwa turnamen bulan ini di Argentina dan Brazil akan menjadi yang terakhir baginya.

Namun, ketika ditanya setelah pertandingan apakah dia bisa mengikuti Rio Open pekan depan, Del Potro yang penuh air mata tidak dapat menjawab dengan jelas.

“Saya sudah merencanakannya… tapi saya pikir… seperti yang saya katakan, saya memberikan segalanya sampai poin terakhir dan hari ini saya berharap bisa tidur tanpa rasa sakit di kaki saya setelah dua tahun,” kata Del Potro.

“Itulah yang akan saya coba dan lakukan mulai besok. Sangat sulit untuk memainkan olahraga ini dengan ketidaknyamanan yang saya alami. Hari ini saya memiliki semua rencana hidup di depan saya dan saya ingin hidup dalam damai,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: Del Potro targetkan kembali berkompetisi pada 2022
Baca juga: Del Potro kembali operasi lutut demi Olimpiade Tokyo

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.