4 Fakta Kecelakaan Maut di Senen yang Tewaskan Putra Gubernur Kaltara

Jakarta: Putra Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang, AKP Novandi Arya Kharisma meninggal dunia pada Senin, 7 Februari 2022. Ia tewas lantaran mengalami kecelakaan mobil di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
 
Kecelakaan terjadi pada Senin dini hari, pukul 00.30 WIB. Saat itu, Novandi mengendarai mobil sedan berjalan menuju Jalan Raya Pasar Senen.
 
Setibanya di seberang Terminal Bus Senen, kendaraan menabrak seperator TransJakarta. Mobil pun terbakar hingga menewaskan Novandi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Berikut ini fakta-fakta mengenai kecelakaan maut yang menewaskan Novandi:

1. Dua Penumpang Tewas

Novandi bukan satu-satunya penumpang yang dalam mobil tersebut. Menurut hasil pemeriksaan polisi, ia ditemani satu orang dalam perjalanan dan juga tewas dalam kecelakaan tersebut.
 
Namun, hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses identifikasi. Terakhir, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arga Dija Putra mengatakan baru menemukan satu penemuan dalam penyelidikan, yakni kartu berobat berinisial F dengan jenis kelamin perempuan. Namun, kartu ini belum tentu dimiliki jasad perempuan.

2. Polisi Periksa e-TLE untuk ungkap kecelakaan 

Polda Metro Jaya memeriksa rekaman kamera tilang elektronik (electronik traffic law enforcement/e-TLE) dalam penyidikan kasus sedan tabrak separator busway di Senen, Jakarta Pusat. Kecelakaan tunggal itu menewaskan AKP Novandi Arya Kharizma, putra Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang.
 
“Kami sedang mencari pemeriksaan di e-TLE siapa tahu melintas di lokasi e-TLE bisa ter-capture nanti, bisa ketahuan siapa yang mengemudikan mobil tersebut pada malam itu,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Selasa, 8 Februari 2022.
 
Sambodo mengatakan pemeriksaan terhadap rekaman kamera tilang elektronik tersebut dilakukan untuk memastikan apakah AKP Novandi berada di kursi pengemudi atau penumpang.

3. Jasad Novandi teridentifikasi berkat data gigi

Pihak Polda Metro Jaya mengatakan jenazah Novandi bisa teridentifikasi berdasarkan data gigi atau odontogram.
 
“Kami mendapatkan data atau masukan yang bersangkutan adalah seorang yang kami punya data odontogramnya dan kita dapat memastikan yang bersangkutan dari data odontogramnya,” ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Kombes Pol Didiet Setiobudi di Jakarta, Selasa.
 
Dalam proses identifikasi tersebut, tim kepolisian juga turut melakukan pemeriksaan terhadap rekam medis dan DNA korban. Dari informasi yang ada, tim forensik kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Timur untuk pencocokan data odontogram tersebut.
 
Didiet menuturkan hasil pencocokan data tersebut menunjukkan bahwa salah satu korban tewas pada kecelakaan tunggal tersebut, yakni AKP Novandi Arya Kharizma.
 
“Data odontogram yang dapat kami perlihatkan ada beberapa bagian yang menentukan atau yang menunjukkan bahwa 100 persen yang bersangkutan bisa dipastikan bernama Novandi Arya Kharisma usia 31 tahun,” ujarnya.

4. Novandi Dimakamkan di Jakarta

Anak pertama Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, yakni AKP Novandi Arya Kharizma, SIK, M.Si meninggal karena kecelakaan tunggal di Jakarta, Senin dinihari (7/02)  dimakamkan di TPU Jagakarsa, Jakarta, Selasa sore (8/02) secara militer.
 
“Jenazah sudah dimakamkan, kondisi ibu gubernur sebagai ibu sangat terpukul sekali,” kata anggota DPRD Provinsi Kaltara, Norhayati Andris saat dihubungi dari Tarakan, Selasa.
 
Diungkapkannya bahwa Selasa malam juga dilaksanakan pengajian di rumah duka di jalan Duren Bangka nomor 20 Jakarta Selatan.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.