Indonesia Tawarkan Saudi Bantuan untuk Proyek Penghijauan dan Kereta di Riyadh

Riyadh: Dubes Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Dr. Abdul Aziz Ahmad melakukan kunjungan kehormatan dengan Gubernur Riyadh, Faisal bin Bandar bin Abdul Aziz Al Saud di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Riyadh pada 6 Februari 2022.
 
Gubernur Faisal bin Bandar menyampaikan rasa senangnya menerima kunjungan Dubes Aziz.  “Pintu kami selalu terbuka lebar untuk Yang Mulia Duta Besar Abdul Aziz Ahmad”, ujar Gubernur Faisal bin Bandar, dikutip dari keterangan KBRI Riyadh yang diterima Medcom.id, Selasa 8 Februari 2022.
 
Dalam percakapannya, Gubernur Faisal juga mengaku sangat senang dengan Indonesia dan ingin sekali mengunjungi Indonesia seperti juga keluarganya yang sudah lebih dulu berkunjung ke Indonesia. Kedua pejabat itu saling bertukar pandangan tentang upaya peningkatan hubungan kerja sama Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dubes Aziz menceritakan kekagumannya terhadap pesatnya pembangunan kota Riyadh yang luar biasa, terutama dengan proyek Green Riyadh dan pembangunan infrastruktur transportasinya yang terus berjalan meskipun di tengah pandemi covid-19.
 
Menurut Dubes Aziz, sebagai salah satu negara dengan biodiversity terkaya di dunia, Indonesia dapat mendukung proyek Green Riyadh melalui penyediaan jenis tanaman yang mungkin dibutuhkan oleh kota Riyadh.
 
“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah kota Riyadh dalam membangun pusat pengembangan tanaman dalam rangka keberlanjutan penghijauan di Riyadh,” kata Dubes Aziz.
 
“Kami juga siap menghadirkan tenaga ahli Indonesia untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang pertamanan dan penghijauan kota,” imbuhnya.
 
Terkait pembangunan infrastruktur transportasi kota Riyadh, Dubes Aziz memandang tepat bila industri kereta api Indonesia dapat berkontribusi dan bekerja sama dalam pembangunan kota Riyadh.
 
“Industri Kereta Api Indonesia (PT. INKA) telah berpengalaman terlibat dalam berbagai proyek kereta api baik di Indonesia maupun di beberapa negara seperti Australia, Thailand, Malaysia Bangladesh, Singapura, dan Filipina,” jelas Dubes Aziz.
 
Gubernur Faisal pun mengakui kemampuan Indonesia dalam pertamanan dan penghijauan maupun industri kereta api. Ia berharap Inisiatif ini perlu ditindaklanjuti oleh pihak terkait di Indonesia melalui KBRI Riyadh, dengan pihak tata kota Riyadh dan pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur kereta api di kota Riyadh.
 
Di akhir pertemuan, Dubes Aziz menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Faisal atas perhatian dan pengayoman Pemda Riyadh kepada 70 ribu lebih WNI yang menetap dan bekerja di Riyadh. Dubes Aziz berharap kerja sama dengan Pemda Riyadh dapat terus ditingkatkan utamanya dalam hal perlindungan WNI/PMI di kota Riyadh.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.