Astra, Hongkong Land dan LOGOS Bentuk Joint Venture untuk Kelola Gudang Logistik Modern

Suara.com – PT Astra International Tbk (Astra)–perusahaan Nasional yang mengembangkan model bisnis berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, antara lain bidang otomotif, jasa keuangan, infrastruktur dan logistik–dan Hongkong Land (HKL) pada Selasa (8/2/2022) mengumumkan pembentukan perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan LOGOS SE Asia Pte Ltd (LOGOS) untuk mengelola dan mengembangkan gudang logistik modern di Indonesia.

Melalui PT Astra Land Indonesia (ALI), fokus awal gudang yang dikembangkan ketiga perusahaan ini akan berada di area Jabodetabek.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro (kiri) beserta Chairman LOGOS Southeast Asia Stephen Hawkins (kanan) menyaksikan secara virtual penandatanganan kesepakatan pembentukan perusahaan patungan (joint venture/JV) antara Astra bersama Hongkong Land melalui PT Astra Land Indonesia dan LOGOS yang dilakukan oleh Vice President Director Astra Property Nilawati Irjani (kedua kiri) dan Head of Indonesia LOGOS Vincent Sjahbana (kedua kanan) untuk mengembangkan gudang logistik modern di Indonesia dengan fokus awal di area Jabodetabek (8/2/2022) [PT Astra International Tbk].
Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro (kiri) beserta Chairman LOGOS Southeast Asia Stephen Hawkins (kanan) menyaksikan secara virtual penandatanganan kesepakatan pembentukan perusahaan patungan (joint venture/JV) antara Astra bersama Hongkong Land melalui PT Astra Land Indonesia dan LOGOS yang dilakukan oleh Vice President Director Astra Property Nilawati Irjani (kedua kiri) dan Head of Indonesia LOGOS Vincent Sjahbana (kedua kanan) untuk mengembangkan gudang logistik modern di Indonesia dengan fokus awal di area Jabodetabek (8/2/2022) [PT Astra International Tbk].

“Pembentukan perusahaan patungan dengan LOGOS menunjukkan keyakinan kami terhadap sektor logistik. Kami ingin memperluas ketersediaan fasilitas gudang modern untuk mendukung sektor logistik di Indonesia dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia,” papar Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra.

Pasar pengiriman dan logistik di Indonesia, termasuk di dalamnya adalah gudang modern, diperkirakan meningkat dari 81,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada 2020 menjadi 138,04 miliar dolar AS pada 2026.

Baca Juga: New Toyota Corolla Altis Meluncur, Tersedia dalam Dua Varian Mesin

Peningkatan investasi ini terutama didorong pertumbuhan e-commerce yang ditopang pesatnya kemajuan teknologi digital.

Sektor pergudangan modern Indonesia diperkirakan memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh karena outsourcing logistik di Indonesia masih dapat dioptimalkan dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara, didukung oleh meningkatnya permintaan gudang modern di wilayah Jabodetabek.

“Kami sangat senang bekerja sama dengan Astra dan Hongkong Land dalam memenuhi permintaan gudang logistik modern yang terus meningkat dan tentunya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tukas Stephen Hawkins, Chairman LOGOS Asia Tenggara.

LOGOS adalah spesialis logistik yang tumbuh dinamis dengan wilayah operasional meliputi Australia, China, Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam, India, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Jepang.

Sejak 2017, LOGOS telah hadir di Indonesia dengan beberapa portofolio gudang modern yang berlokasi di Cibitung, Cileungsi, Cikarang, dan Pondok Ungu.

Baca Juga: Penggunaan BBM RON Tinggi Bisa Dongkrak Power All-New Honda Vario 160

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.