Anies Bahas Status PPKM DKI dengan Luhut

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut penentuan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali di tengah peningkatan kasus covid-19 varian Omicron masih terus dibahas. Bahkan, penentuan status ini terus dibahas Anies bersama dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
 
“Saat ini sedang pembahasan, nanti kalau sudah ada keputusan pasti kami bicarakan. Jadi kami rakor hampir setiap sore,” kata Anies di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Februari 2022.
 
Menurut Anies, pembahasan saat ini bukan lagi soal usulan apakah Jakarta atau daerah lain ingin menaikkan level PPKM. Rapat membahas kriteria peningkatan level PPKM di suatu wilayah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Yang harus Anda garis bawahi, ada kriteria. Nah kriteria ini yang tadi itu dibahas, nanti dari kriteria itu ditentukan levelnya,” kata Anies.
 
Anies menolak menjawab awak media saat disinggung apakah Ibu Kota akan memperketat kembali penjagaan protokol kesehatan seperti saat sebelum Lebaran. Dia menegaskan penentuan PPKM ada di tangan pemerintah pusat.
 
“Ah, saya tidak dalam posisi untuk mengumumkan. Karena PPKM berbeda dengan PSBB. Kalau PSBB dulu, yang mengumumkan adalah gubernur. Kalau PPKM melalui Instruksi Mendagri, jadi kita tunggu saja,” kata Anies.
 
Baca: Kasus Covid-19 Terus Naik, DKI Tetap Terapkan PTM 50%
 
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut Pemprov DKI Jakarta mengusulkan kepada pemerintah pusat agar PPKM di Jakarta dinaikkan dari level 2 menjadi level tiga.
 
“Peningkatan level kami sudah usulkan untuk dipertimbangkan kembali. Apakah perlu (PPKM) masih tetap seperti sekarang di level dua atau di level tiga,” kata Riza, di Balai Kota Jakarta, Rabu, 2 Februari 2022.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.