Tujuh Orang Tewas saat Pesawat Berisi Wisatawan Jatuh di Peru

Lima: Sebanyak lima turis dan dua awak tewas pada Jumat 4 Februari 2021 ketika pesawat mereka jatuh dalam perjalanan untuk melihat jalur Nazca yang terkenal di Peru. Kecelakaan itu dikonfirmasi Kementerian Transportasi Peru.
 
“Pesawat bermesin tunggal Cessna 207 milik perusahaan pariwisata Aerosantos jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara kecil Maria Reiche di Nazca sekitar tengah hari,” katanya Kementerian Transportai Peru dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Sabtu 5 Februari 2022.
 
Tidak ada yang selamat di antara tujuh orang di dalamnya. Para turis itu adalah dua orang Chile dan tiga orang dari Belanda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Puluhan pesawat beroperasi dari lapangan terbang Maria Reiche, menerbangkan turis – terutama orang asing – melewati jalur Nazca, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO.
 
Garis-garis dongeng -,salah satu atraksi wisata utama Peru,- terukir di lantai gurun sekitar 350 kilometer selatan Lima antara 500 SM dan 500 M, menurut UNESCO, dan menggambarkan hewan, tumbuhan, makhluk imajiner dan figur geometris beberapa kilometer panjangnya.
 
Mereka diyakini memiliki fungsi astronomi ritual atau berfungsi sebagai kalender. Sebagian besar hanya terlihat dari langit.
 
Cessna jatuh saat memulai tur udara di lokasi tersebut, jatuh di tepi jalan, kata stasiun radio RPP. “Pesawat itu meledak dan terbakar, meninggalkan tubuh hangus tak bisa dikenali,” kata Canal N, yang menerbitkan video sisa-sisa pesawat yang berasap.
 
“Penyebab kecelakaan itu akan diselidiki,” kata kementerian transportasi.
 
Pada Oktober 2010, empat turis Inggris dan dua awak Peru tewas ketika sebuah pesawat AirNasca jatuh di atas garis.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.