Hyundai Kembali Mencoba Peruntungan di Jepang Setelah Angkat Kaki Pada 2009

Suara.com – Hyundai Motor berencana untuk mencoba kembali peruntungannya di pasar otomotif Jepang. Pembuat mobil asal Korea Selatan tersebut akan merilis kendaraan sel bahan bakar pada tahun ini.

Crossover Nexo rencananya akan menjadi model pertama yang dipasarkan. Menyusul kemudian kendaraan listrik seperti Kona electric yang akan menyusul di tahun berikutnya.

Sedangkan untuk meyakinkan konsumen di negeri sakura, pembuat mobil berencana mengembangkan jaringan penjualannya sendiri. Salah satu opsi yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan jaringan penjualan lamanya.

Melansir Nikkei Asia, Hyundai memasuki pasar Jepang pada tahun 2001. Namun sayang, perusahaan tidak berhasil mencuri perhatian konsumen sampai akhirnya memutuskan untuk gulung tikar pada 2009.

Baca Juga: Beli Motor Bonus NFT, Promo Unik Produsen Kendaraan Listrik Ini Bikin Pencari Cuan Ingin Melirik

Kali ini, Hyundai bertujuan untuk membangun kembali citra perusahaan dengan menghadirkan produk berkualitas dan kendaraan ramah lingkungan.

Pemerintah Jepang sendiri terus mendorong kehadiran kendaraan listrik dengan memberikan subsidi terhadap setiap pembelian kendaraan listrik. Hyundai memang telah memfokuskan bisnisnya ke arah kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, produsen mobil Korea Selatan ini menargetkan untuk merilis sebanyak 23 model kendaraan listrik sampai tahun 2025.

Namun langkah Hyundai untuk memasarkan kendaraan listrik di Jepang tentunya tidak akan mudah. Pasalnya produsen mobil global seperti PSA Prancis dan Audi dari Jerman telah memperkenalkan kendaraan listrik di Jepang tahun ini.

Baca Juga: Pandu Sjahrir Ingin Kendaraan Listrik Jadi Kebanggaan Masyarakat Indonesia

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.