Sungguh Tega! Aksi Sales di Dealer Mobil Usir Pembeli yang Berprofesi Jadi Petani

Suara.com – Aksi seorang sales yang bekerja di sebuah dealer mobil mengusir seorang petani membuat geger.

Dilansir dari newindianexpress, aksi ini terjadi di dealer mobil Mahindra, India.

Kala itu, sekelompok petani di Tumakuru, India datang ke sebuah dealer mobil Mahindra.

Lalu ketika sampai, ia pun langsung dihadapkan oleh sales. Petani tersebut bermaksud untuk membeli sebuah mobil Mahindra Bolero.

Baca Juga: Mental Baja! Pria Ini Nekat Curi Mobil Mewah Persis di Depan Salesnya

Tetapi sales tersebut memandang sebelah mata melihat petani yang lusuh ingin membeli mobil di sana.

Ia berpikir petani tersebut hanya ingin melihat-lihat saja, tidak untuk membeli mobil.

Salah seroang petani bernama Kempegowda bersama rekannya pun dihina oleh sales tersebut secara terang-terangan.

Ia berujar kalau petani tersebut tak memiliki uang untuk membeli mobil tersebut.

Kempegowda tersebut merasa geram dengan aksi sales tersebut dan mencoba menantang kalau dirinya akan membuktikan dengan membawa sejumlah uang tunai.

Baca Juga: Sales Kena Apes, Niat Layani Pembeli Malah Diseruduk Maling Mobil

Setengah jam kemudian, ia pun kembali mengunjungi dealer Mahindra tersebut dengan membawa uang sebesar Rp 191 juta yang akan digunakan untuk membeli mobil.

Petani Tumakuru Kempegowda pose bersama mobil yang dibelinya (newindianexpress)
Petani Tumakuru Kempegowda pose bersama mobil yang dibelinya (newindianexpress)

Sales kemudian mengaku tidak bisa mengantarkan pada hari itu juga dan meminta waktu dua hari. Petani itu marah dan mengadukan ke polisi setempat.

Pelaporan ini pun membuat pihak dealer Mahindra langsung meminta maaf atas perlakuan tak menyenangkan tersebut.

Melalui akun Twitter resminya, pihak Mahindra meminta maaf kepada Kempegowda dan rekan-rekannya tidak nyaman selama kunjungan mereka ke dealer.

Mereka telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memberikan efek jera kepada salesnya.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.