Review Samsung Galaxy S21 FE 5G: Penyegaran Flagship Terjangkau Awal Tahun

Ketika ulasan ini dibuat, video uji kamera Galaxy S20 FE (Snapdragon) di channel YouTube Gizmologi masih tergolong cukup ramai. Pasalnya, meski datang sangat terlambat, tetap berikan value tinggi dengan kualitas flagship. Samsung Galaxy S21 FE pun hadir sebagai suksesor, mewarnai awal tahun 2022 dengan cukup segar.

Ya, kalau generasi sebelumnya hadir agak terlambat, kali ini Samsung Galaxy S21 FE meluncur di Tanah Air tak lama setelah peluncuran global. Yang masuk sementara versi Exynos, dan belum ada informasi apakah versi Snapdragon bakal tersedia. Namun hal tersebut tak menjadi penting bagi saya—akan dijelaskan di bagian akhir.

Dengan FE yang menjadi singkatan dari “Fan Edition”, ada beberapa bagian yang dipangkas dan bagian yang ditingkatkan. Secara keseluruhan, smartphone ini bakal sangat menarik bagi konsumen di Indonesia, terutama mereka yang mencari pengalaman flagship dengan budget (mulai kurang dari) Rp9 jutaan. Berikut ulasan lengkap dari Samsung Galaxy S21 FE.

Baca juga: Review Samsung Galaxy S20 FE Snapdragon: Flagship Terjangkau Paling Memikat

Desain

Selama menggunakan smartphone ini kurang lebih sepekan, kalimat yang hampir selalu diucapkan teman saya yang melihat Samsung Galaxy S21 FE ini adalah, “eh, ijonya bagus ya!” Saya pribadi pun menganggap Olive adalah warna terbaik dari tiga warna lainnya (Graphite, White & Lavender). Hijaunya pas, kalem dan nggak terlalu ngejreng.

Bodi belakang plastik? Memang, tapi yang paling premium yang pernah saya pegang, nggak kopong dan tahan bekas sidik jari. Cukup kesat juga, jadi tidak licin di genggaman. Belum lagi dimensi bodinya yang pas, ada di antara Galaxy S21 & S21+, dengan ketebalan (7,9mm) & bobot (177 gram) yang lebih ringan dari sebelumnya.

Samsung Galaxy S21 FE 5G

Asli deh, menggenggam Samsung Galaxy S21 FE terasa sangat nyaman dengan satu tangan. Tonjolan kamera di belakangnya pun juga tidak terlalu mengganggu. Bingkainya terbuat dari aluminium dengan warna dibuat senada, sementara layar depan terlindung dari Gorilla Glass Victus.

Meski tanpa lapisan anti gores dan case, dengan penggunaan agak serampangan, tidak ada goresan halus sama sekali walaupun sama pasangkan dengan smartphone lain yang pakai hard case dalam satu kantong. Sertifikasi IP68 juga tak lupa hadir untuk penggunaan sembari basah-basahan. Satu lagi: bingkai kamera depan sudah hadir tanpa ring berwarna silver yang agak mendistraksi bagi sebagian orang.

Layar

Samsung Galaxy S21 FE 5G

Dimensi layar depan Samsung Galaxy S21 FE terlihat masih sama, meski sejatinya mengecil 0,1 inci menjadi 6,4 inci. Gunakan panel Dynamic AMOLED 2X, beresolusi full HD+, mendukung konten HDR10+ dan refresh rate maksimum 120Hz. Sayangnya belum adaptif, namun ketika diaktifkan, tidak lantas membuat smartphone ini boros baterai.

Samsung Galaxy S21 FE 5G

Bagian kaca dibuat flat, dan keempat bezel terlihat lebih tipis dari sebelumnya. Soal reproduksi warna dan kecerahan tak usah diragukan lagi, akurat sekaligus nggak lebay khas panel Samsung. Bagi para pemain gim mobile, touch sampling rate bisa mencapai 240Hz untuk responsivitas yang tinggi. Sayangnya tidak ada live wallpaper khusus untuk pamerkan layar yang kece ini.

Sensor sidik jari in-displaynya tergolong akurat, meski bukan yang paling kencang. Soal sensitivitas, saya tidak menemukan masalah ketika mengetik dan bernavigasi, kecuali ketika gunakan mode navigasi full gesture lalu ingin kembali atau back. Dengan menaikkan tingkat sensitivitas satu tingkat di menu Settings, masalah langsung terselesaikan.

Kamera

Samsung Galaxy S21 FE 5G

Sejak awal, saya hanya berharap Samsung Galaxy S21 FE dibekali kamera yang setidaknya setara dari S20 FE. Tidak berharap lebih tinggi, karena memang sudah sangat bagus di kelasnya. Dan kabar baiknya, ekspektasi pribadi saya sesuai, dan bisa sedikit melebihi di beberapa kondisi tertentu.

Secara spesifikasi di atas kertas dibuat sama persis; sensor utama 12MP f/1.8 dengan Dual Pixel PDAF & OIS, 8MP f/2.4 3x optical zoom (hasil akhir menjadi 12MP) dengan OIS, dan 12MP f/2.2 ultrawide yang sayangnya masih belum dengan autofokus. Kamera depannya beresolusi 32MP f/2.2, tanpa autofokus dan menyimpan foto dalam resolusi 10MP (di rasio 4:3).

Saturasi atau warna foto yang dihasilkan cukup tinggi tapi belum sampai tingkat berlebih, sementara dynamic range lebar berkat HDR Samsung yang memang dikenal sangat baik. Terkadang foto terlihat lebih hangat dari realita, sementara ketika mengaktifkan fitur “Scene Optimizer”, kontras menjadi terlalu tinggi. Ingin tone yang lebih netral? Matikan saja fitur tersebut.

Sensor ultrawide dari Samsung Galaxy S21 FE juga tergolong sangat baik di kelasnya, dengan tone warna yang konsisten. Andai sudah ada autofokus, bakal terasa semakin sempurna. Sementara dari sensor telefoto, saya masih bisa lakukan sedikit cropping dengan ketajaman yang masih oke. Dengan catatan kondisi pencahayaan berlimpah, ya.

Kalau pakai sensor utama, saya hampir tidak pernah merasa membutuhkan mode malam kecuali benar-benar ingin tingkatkan ketajaman foto. Untuk sudut lebar atau zoom, baru terasa perlu. Proses pengambilannya pun cukup memakan waktu, jadi harus agak sabar dan objek pun harus tetap diam dalam kisaran 3 – 4 detik.

Soal mode kamera, bisa dibilang sama lengkapnya dengan flagship Samsung terbaru lainnya. Mulai dari Single Take, mode profesional untuk foto dan video sampai portrait video bisa ditemukan. Kecuali Director’s View yang absen di Samsung Galaxy S21 FE, digantikan dengan Dual Recording yang kurang lebih sama, hanya lebih sederhana saja. Sama-sama bisa tangkap momen dari dua sisi kamera.

Hasil foto dari kamera Samsung Galaxy S21 FE bisa kamu cek pada album Google Photos berikut ini.

1OZDt8Mte0Hb JP1WUzRNaHXXb8qHD1CEuvZMzexT8MRW5chJ4iHrp57IW2h D wr3CS1BaChdc1EL2zLYebbQxobEFYxQBYCW8h sU99UgWNQZ4w1w2rXkUIzYIUAovN0LFhFrPOL8=w1024 h576 p k
Menggunakan sensor ultra-wide, indoor banyak cahaya
B O0k OH7natD5fuLAd8br5 8cvqAGmZ7UH8 fi z reYJ7cyehxUvT1raeEoYD8bbQz7 Io91oojj6y2zXOrQ2MWHBYk4Wn2XrihskiBgaFGoB5so9wP5Q3YYJKL 8devSUCJ6Bdjc=w1024 h576 p k
Sensor utama, outdoor siang hari
Kj9uKxwhJnHt PCa 3TGkuFiMiwGEsR bIpbuvpb2o 2cMmnPi9fNYn9zNS7I66x4Awgwn 3gDh9fsM7jS0OFXWZe3GL1SC4UE5Fe67KF0ltZUu48ebodQZ6HX5Z7NMwM23lfc Bbs=w1024 h576 p k
Memanfaatkan zoom digital maksimum 30x
Hz 7u H8nhBxphWyaCvUkV8gRvHvMYq6N05JbtbhC58gmqY6Ve6JWoA1Y9lw1fjr9uRSWd lTDMemcKHrGd1Nu2LCdNZJkvn9sQzvug0BrOzEroTH2crhQ4r44dmkir8TlJ5QMeVpyI=w1024 h576 p k
Sensor telefoto 3x zoom, indoor siang hari
nPgQR8WCoaRWYGsgBFXEr9m Ab0 rZJdyvZdev9ZVDdQQCeH pmGFE7bmz7WUW0zhZR UEWNbg2uAuV0XHkTYjuU 8uLJIadMFO7JGHp0kY6UpztoUDlv HC7dq KoRBZHlujU6k7co=w1024 h576 p k
Ultra-wide, indoor malam hari tanpa mode malam
hdfQqgbDdaSdFtWCDQMXF7wplthsUjPtSH8XcFSs7YG aqsaeXKNDqWQlxrz7dHHPzWB NTXRJc14KWkAB2ZdMTcruzuzfTrJ0y4xQHGrOPjLkT4fyBm mQGoaq76LiLMhPQRkldxSk=w1024 h576 p k
Sensor utama, tanpa mode malam
0F7lrmk A 7dDu ZucWInDO1v95 BHRifWvU1B5ZgHoqDUXlYamqN4cM2hCWhB4kHwVu3gNrSo1MNZ1vYZOQhF6gPb6XG IGmQNGulfFt rzZe9hLxqOtdJ3iXnFsx6i1p 6IwMrG1g=w1024 h576 p k
Sensor utama, dengan mode malam
gx33ECHKfrG2MrnawahZgtD0DeSbmlZsXO1o7T3PJVNxTwZObes9GJE04htojtHnljFM2xa8g1zp eKd Fo4R BRdWFZkSh4ZfWhKrho5HzNLs yW22nN6qj6jfXeMrmnaY4nGAYnrA=w1024 h576 p k
Menggunakan mode potret
lV2dLwju8S8qrUtEkkgBtPojDDJZfxWvWIoUOZda9SqyUC3kXVRsDZfZwHHr9H6zTOTU7hvBPlj2 N0SGuOGb0FrhxQp41buSph2HTGywXbw 7O9jzaGfQkDmh81n2hLZZRnRYtNBM=w1024 h576 p k
Background pada mode potret bisa dikustomisasi setelah foto diambil

Untuk perekaman video, Samsung Galaxy S21 FE mendukung resolusi hingga 4K 30fps dari semua sensor (termasuk menggantinya ketika sedang merekam) atau 4K 60fps dari sensor kamera depan dan sensor utama kamera belakang. Stabilisasi OIS (& EIS) dari semua kamera sudah cukup memuaskan, sementara untuk pergerakan ekstrem bisa memanfaatkan mode Super steady.

Ingin fokus mengikuti objek? Fitur tracking autofocus bisa diaktifkan—tapi kendali exposure jadi hilang. Bagaimana dengan performa aplikasi kameranya? Terkadang ada sedikit stutter saat akses langsung dari lock screen/layar mati. Beberapa kali ketika langsung ambil video, hasilnya jadi sedikit patah-patah. Semoga bisa diperbaiki lewat software update.

Fitur

S21 FE - One UI 4

Kalau flagship Samsung rilisan 2021 sedang menunggu giliran One UI 4 berbasis Android 12, pengguna Samsung Galaxy S21 FE bisa langsung menikmatinya out-of-the-box. Belum lagi, Samsung berikan jaminan setidaknya 3 kali pembaruan versi—membuat smartphone Samsung terbaru ini setidaknya bakal mendapatkan Android 15. Samsung rasa Google Pixel jadinya.

Semakin matang dan nyaman di mata, One UI 4 membawa pembaruan pada desain widget dan opsi palet warna untuk seluruh tampilan antarmukanya, bisa jadi lebih personal sesuai keinginan pengguna. Mulai dari Samsung DeX, Dual Messenger, Game Launcher sampai efek video call semua tersedia secara bawaan.

Samsung Galaxy S21 FE tidak dilengkapi jack audio 3,5mm, sehingga opsinya adalah pakai earphone USB-C, wireless atau lewat speaker stereonya yang cukup nendang. Nah, yang berbeda dari generasi sebelumnya, tidak ada slot kartu microSD alias hanya ada dua slot kartu SIM saja. Tapi kali ini sudah mendukung jaringan 5G di Tanah Air.

Performa

Samsung Galaxy S21 FE 5G

Varian Samsung Galaxy S21 FE yang hadir resmi di Indonesia menggunakan cip Exynos 2100 (5nm) yang klaimnya setara dengan Snapdragon 888. Tak seperti di luar negeri yang juga tersedia dalam opsi RAM 6GB, di sini hanya 8GB saja (+4GB virtual RAM) dengan penyimpanan 128/256GB. Tanpa slot microSD, ya, jadi pastikan sudah memilih dengan tepat.

Lantas bagaimana dengan performanya? Overall sudah terasa seperti menggunakan flagship terbaru. Apakah ada perbedaan dari seri sebelumnya? Nggak signifikan, karena memang S20 FE sampai sekarang masih oke-oke saja. Tapi ada dua bagian yang cukup saya sayangkan dan berharap hanya bug dari software saja.

Dua isu ini tidak saya temukan di ulasan luar, tapi setidaknya sudah saya konfirmasi ke dua teman lain di sini. Yang pertama, suhunya hampir konsisten hangat selama penggunaan. Tidak panas (atau masih di bawah smartphone Snapdragon 888 kebanyakan), tapi juga terkadang saat standby sekalipun. Kedua, stuttering di waktu yang tidak menentu. Jarang, tapi cukup mengesalkan saat sedang “kumat”.

Sisanya fine-fine saja. Penggunaan kamera intensif, misalnya, tidak pernah sampai panas. Begitu pula ketika digunakan untuk bermain gim seperti Pokemon UNITE.

Baterai

Kapasitas baterai Samsung Galaxy S21 FE masih tetap sama seperti generasi lama, yakni 4,500 mAh. Dengan chipset yang lebih baru, seharusnya lebih efisien daya. Namun perlu diingat, layar smartphone ini tidak adaptif, alias juga konsumsi daya lebih besar. Well, pada kenyataannya, bisa dibilang 11-12.

Penggunaan yang cukup intensif pun masih bisa membuat smartphone ini menyala dari pagi sampai menjelang tengah malam. Kalau lebih ringan dengan screen on-time kurang dari 3 jam, bisa sampai keesokan paginya. Tidak boros, tidak irit, sudah tergolong oke untuk perangkat dengan desain yang tipis dan ringan.

Teknologi pengisian dayanya bisa dibilang agak ketinggalan, karena maksimum hanya 25W saja lewat kabel. Sedikit melebihi 50% dalam waktu 30 menit dan penuh dalam waktu kisaran 75 menit. Untuk pengisian daya nirkabel, mendukung sampai 15W. Setidaknya cukup fleksibel.

Kesimpulan

Samsung Galaxy S21 FE 5G

Bisa dibilang, Samsung Galaxy S21 FE hadir dalam waktu yang cukup menantang. Kalau di luar negeri, kompetitor terkuatnya adalah Google Pixel 6. Di Indonesia sendiri, mungkin yang terdekat adalah vivo X70 Pro. Dan tentunya masing-masing punya kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Di antara keduanya, penawaran dari Samsung rasanya bakal cocok ke lebih banyak jenis pengguna. Secara audio lebih baik dengan adanya speaker stereo, secara software jauh lebih baik dalam hal UX dan jaminan pembaruan ke depannya. Kameranya pun fun to use—kecuali ketika bug stuttering sedang muncul.

“Lalu bagaimana untuk pengguna Galaxy S20 FE?” Kalau dirasa tidak perlu dukungan 5G, bisa skip seri ini dan tunggu peluncuran Galaxy S22 series untuk peningkatan yang lebih banyak. Karena overall experience-nya kurang lebih bakal sama.


Beli perangkat Samsung secara online di:

SHOPEE Lazada TOKOPEDIA

 Spesifikasi Samsung Galaxy S21 FE 5G

samsung
Klik pada gambar untuk melihat spesifikasi lebih lengkap.

General

Device Type Smartphone
Model / Series Samsung Galaxy S21 FE
Released 04 Januari, 2022
Status Available
Price Rp8.999.000 (8GB/128GB), Rp9.999.000 (8GB/256GB)

Platform

Chipset Exynos 2100 (5 nm) 64-bit
CPU Octa-core (1×2.9 GHz Cortex-X1 & 3×2.80 GHz Cortex-A78 & 4×2.2 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G78 MP14
RAM (Memory) 8GB
Storage 128/256GB UFS 3.1
External Storage MicroSD (hingga 1TB)
Operating System Android 11
User Interface One UI 3.1

Design

Dimensions 155.7 x 74.5 x 7.9 mm
Weight 177 gram
Design Features IP68 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 mins)
Colors: White, Graphite, Lavender, Olive
Battery 4,500 mAh Li-lon
25W fast charging
15W wireless charging
4.5W reverse wireless charging

Display

Screen Type Dynamic AMOLED 2X
Size and Resolution 6.4″, 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio
Touch Screen Capacitive touch panel with 10 points multi-touch
Features 120Hz, HDR10+, always-on display, in-display fingerprint sensor
Corning Gorilla Glass Victus

Network

Network Frequency [5G] SA/NSA/Sub6 – International

[LTE] Enhanced 4×4 MIMO, Up to 7CA, LTE Cat.20

SIM Dual nano SIM, dual standby
Data Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (5CA) Cat19 1600/200 Mbps, 5G

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear – 12MP Ultra-Wide Camera, F2.2, FOV 123˚
– 12MP Wide Camera, Dual Pixel AF, OIS, F1.8

– 8MP Telephoto Camera, 30x Space Zoom, F2.4

Front 32 MP, f/2.2, 26mm (wide), FOV 81˚, 1/2.74″, 0.8µm
Flash LED Flash (rear)
Video [email protected]/60fps, [email protected]/60fps (gyro-EIS)
Camera Features Single Take, Night Mode, Motion Photo, AR Doodle, Pro Mode, Pro Video Mode, Portrait Video, Super Slow Motion, Hyperlapse

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
USB USB Type-C 3.2, USB On-The-Go
GPS A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO
HDMI No
Wireless Charging Yes
NFC
Infrared No

Smartphone Features

Multimedia Features Dolby Atmos audio
Bixby natural language commands and dictation
Samsung Pay (Visa, MasterCard certified)
FM Radio No
Web Browser HTML 5 with Android Browser
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, compass, virtual proximity sensing

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.