The Hill: Posisi AS di Timteng Melemah, Cina Masuk

Surat kabar Amerika Serikat menulis, kebijakan luar negeri AS menyebabkan sejumlah pintu baru dalam hubungan negara-negara Asia Barat (Timur Tengah) dengan Cina, terbuka.

Situs surat kabar The Hill, Jumat (14/1/2022) melaporkan, seiring dengan melemahnya posisi AS di Asia Barat, Cina mulai membuka pintu-pintu baru dalam hubungannya dengan negara-negara di kawasan strategis ini.

Departemen Luar Negeri AS baru-baru ini dalam laporannya membantah klaim Cina terkait hak kepemilikian sebagian wilayah Laut Cina Selatan. Laporan ini untuk pertama kalinya disampaikan beberapa tahun lalu, dan menunjukkan kekhawatiran AS atas kekuatan Cina di Asia Timur.

Pada hari yang sama ketika laporan itu dirilis, Cina berusaha memenuhi kevakuman yang diciptakan AS di kawasan Asia Barat, dan menambahkan Suriah ke dalam proyek perdagangan raksasa “Inisiatif Sabuk dan Jalan Cina”.

Di sisi lain, Cina dan Dewan Kerja Sama Teluk Persia, PGCC dalam pernyataan bersamanya menekankan kerja sama strategis di bidang pembangunan zona perdagangan bebas.

The Hill menjelaskan, sepertinya kekhawatiran terbesar AS di Asia Barat adalah dihidupkannya kembali kesepakatan nuklir Iran, JCPOA. Tapi pemerintah Presiden Joe Biden selain menghidupkan kembali kesepakatan dengan Iran, juga memprioritaskan masalah Eropa dan Asia Timur terutama Cina. (HS)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.