Pentagon Sebut Rusia Berusaha Membuat Alasan untuk Menginvasi Ukraina

Washington: Rusia telah mengirim “sekelompok agen” ke Ukraina untuk membuat alasan agar bisa melakukan invasi ke negara tersebut, ucap juru bicara Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon, John F. Kirby dalam sebuah konferensi pers pada Jumat, 14 Januari.
 
Namun Kirby menegaskan bahwa AS masih meyakini ada ruang untuk menyelesaikan ketegangan saat terkini secara diplomatis, di saat Rusia terus meningkatkan jumlah pasukannya di dekat perbatasan Ukraina.
 
“Tidak ada satu orang pun yang ingin melihat terjadinya invasi dan inkursi di Ukraina,” ucap Kirby, dilansir dari Eurasia Review, Sabtu, 15 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Kami masih meyakini ada ruang dan waktu untuk diplomasi,” sambungnya.
 
Tapi jika pada akhirnya Rusia menginvasi negara tetangganya, maka AS “akan terus memberikan dukungan keamanan bagi Ukraina untuk membantu mereka melindungi diri sendiri secara lebih baik,” ungkap Kirby.
 
Ia mengatakan sekelompok agen Rusia yang dikirim ke Ukraina adalah bagian dari gaya Moskow. Skema seperti itu, lanjut Kirby, telah digunakan Rusia saat mencaplok Krimea dari Ukraina di tahun 2014.
 
Kirby tidak memaparkan lebih banyak detail, namun mengatakan bahwa AS “memiliki informasi yang mengindikasikan Rusia sedang bekerja secara aktif dalam menciptakan alasan melakukan invasi terhadap Ukraina.”
 
AS juga disebut memiliki informasi bahwa Rusia sengaja merekayasa informasi di media, membuat seolah-olah Ukraina tengah melakukan provokasi.
 
“Kita sudah pernah melihat hal seperti ini di Rusia. Di saat tidak ada krisis di lapangan, mereka akan sengaja membuatnya. Kami akan terus mengawasi mereka,” ungkap Kirby.
 
Saat ini terdapat pasukan AS di Ukraina dalam kapasitas memberikan dukungan terhadap militer Ukraina. Sebelumnya, AS menegaskan bahwa Washington akan melakukan “respons cepat” jika Rusia menginvasi Ukraina.
 
Baca:  Biden Janjikan Ukraina ‘Respons Cepat’ Jika Rusia Melancarkan Invasi
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *