Penolakan Komnas HAM Terkait Hukuman Mati HW Tak Salah, Tapi..

Jakarta: Pernyataan Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) menentang tuntutan hukuman mati terhadap pemerkosa Herry Wiryawan (HW) tidak ada yang salah. Sebab, hukuman mati dianggap bertentangan dengan nilai HAM.
 
“Memang kalau kita lihat dari unsur HAM, hukuman mati itu tidak sesuai dengan asas HAM,” kata anggota Komisi III DPR Dimyati Natakusumah saat dihubungi, Sabtu, 15 Januari 2022.
 
Apalagi konstitusi negara menjunjung tinggi HAM. Hal itu termaktub dalam Pasal 28 Undang-Undang (UUD) 1945.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Kementerian PPPA Dorong Masyarakat Berani Melapor Semua Tindak Kekerasan
 
“Berdasarkan ketentuan human rights tidak boleh membunuh, termasuk menyakiti saja enggak boleh. Jadi sah-sah saja Komnas HAM berbicara seperti itu,” ungkap dia.
 
Di sisi lain, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mendukung tuntutan hukuman terhadap HW. Pasalnya, tindakan yang dilakukan berdampak besar terhadap bangsa dan negara.
 
“Korbannya ini adalah orang-orang yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Dan juga orang-orang yang akan menjadi ibu bagi anak-anak bangsa,” sebut dia.
 
Tak hanya itu, kelakuan HW dinilai berdampak buruk terhadap lembaga pendidikan yang menerapkan sistem pemondokan atau asrama seperti pesantren. Salah satunya, menimbulkan keraguan orang tua menyekolahkan anak mereka di asrama.
 
“Pastinya timbul keraguan orang tua menempatkan anak-anak mereka di pesantren,” ujar dia.
 
Dimyati mengapresiasi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar) Asep N Mulyana. Pasalnya, Asep yang mengawal langsung kasus ini.
 
“Tidak lagi diwakili oleh jaksa fungsional atau jaksa level kabupaten/kota, ini Kajatinya langusng turun tangan, kita apresiasi,” kata dia.

 

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.