Kebiasaan-kebiasaan Ini Bikin Perpendek Umur, Kok Bisa?

Jakarta: Saat kamu sedang makan, menonton TV, atau melakukan sejumlah kebiasaan kotor lainnya mungkin terlihat tidak begitu membahayakan. Namun ternyata kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat mengundang kuman dan dapat memperpendek usia seseorang.

Berikut ini adalah kebiasaan sehari-hari yang dapat memperpendek usia menurut Reader’s digest:
 

1. Ngemil tengah malam

Menurut penelitian dari National Autonomous University of Mexico di Mexico City, camilan manis atau asin saat tengah malam dapat meningkatkan risiko penyakit jantung atau diabetes. Kebiasaan ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes, karena tubuh akan memiliki kadar trigliserida tinggi setelah makan. 

“Trigliserida adalah lemak darah yang berbahaya yang menumpuk di jaringan lemak kebanyakan di sekitar perut dan kamu tidak dapat menyingkirkannya dengan mudah,” kata salah satu penulis studi Ruud Buijs, Ph.D.
 

2. Doyan makanan asin

Menurut sebuah studi di Journal of American Medical Association, terlalu banyak makanan asin menyebabkan 9,5 persen dari seluruh total kematian terkait dengan diet. Studi tersebut menemukan bahwa 45,4 persen dari semua kematian akibat penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2 dikaitkan dengan makan terlalu banyak garam. Terlalu banyak garam dapat merusak jantung atau ginjal, dan ini merupakan penyebab utama kematian.
 

3. Menggigit kuku

Menggigit kuku bisa menempatkan kedua bakteri mulut, seperti eikenella corrodens, atau bakteri kulit, biasanya streptococcus atau staphylococcus, ke kulit, ujar Adam Friedman, MD, seorang profesor dermatologi di George Washington School of Medicine dan Rumah Sakit di Washington DC.

Dalam beberapa jumlah, bakteri bisa masuk ke aliran darah. Pada akhirnya dapat menyebabkan sepsis, infeksi darah yang berpotensi mengancam jiwa.
 

4. Melupakan sarapan

“Sarapan dapat mengatur nafsu makan sepanjang hari. Dengan melewatkan sarapan dapat membuatmu makan lebih banyak di kemudian hari. Ini yang membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan dan kita tahu kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko penyakit jantung dan kematian.” ujar Dana Greene, ahli gizi dari Boston.
(FIR) Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.