Jawab DK PBB, Yaman: Kapal UEA Bawa Senjata Bukan Kurma !

Deputi Kementerian Luar Negeri Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman menjawab statemen Dewan Keamanan PBB, dan menekankan pentingnya semua pihak untuk menghormati kedaulatan serta zona laut Yaman.

Hussein Al Ezzi, Sabtu (15/1/2022) menanggapi pernyataan DK PBB soal penyitaan kapal kargo Uni Emirat Arab, Rawabi di perairan Yaman. Menurutnya, kapal UEA membawa senjata, dan ditahan di perairan Yaman.

Ia menambahkan, kapal Rawabi tidak membawa kurma atau mainan anak-anak, kapal ini membawa senjata untuk membantu kelompok-kelompok ekstrem yang mengancam nyawa manusia.

Hussein Al Ezzi menjelaskan, “Kapal ini milik sebuah negara yang terlibat dalam agresi militer terhadap rakyat kami, dan sedang berperang dengan kami, kapal ini melanggar aturan dengan memasuki perairan negara kami.”

Ia menegaskan, pernyataan DK PBB dibuat berdasarkan pertimbangan finansial, dan tidak ada hubungannya dengan aturan internasional, moral, keamanan pelayaran atau keamanan kapal-kapal.

“Sungguh disesalkan peran DK PBB telah berubah menjadi upaya menyesatkan opini publik dunia, bersanding dengan para pembunuh dan para pelanggar aturan, dan pada level ini sungguh sangat memalukan,” pungkasnya. (HS)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.