Lintasan Sejarah 14 Januari 2022

Hari ini Jumat, 14 Januari 2022 bertepatan dengan 11 Jumadil Tsani 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 24 Dey 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Ibnu Al-Atsir, Sejarawan Muslim Lahir

888 tahun yang lalu, tanggal 11 Jumadil Tsani 555 HQ, Abu al-Hasan Ali bin Abi al-Karam as-Syaibani yang lebih dikenal dengan sebutan Ibnu al-Atsir lahir ke dunia.

Ibnu al-Atsir menyelesaikan pendidikan dasar agamanya kepada ayahnya dan setelah itu berguru pelbagai ilmu kepada ulama besar di masanya. Hapalannya sangat kuat dan menghapal banyak hadis serta pembahasannya. Selain itu beliau dikenal sebagai sejarawan muslim

Beliau meninggalkan karya hebat dalam penulisan sejarah bernama al-Kamil fi at-Tarikh yang menjadi salah satu referensi sejarah Islam dan buku al-Jami’ al-Kabir fi Ilm al-Bayan.

Wafatnya Ayatullah Sayid Abol Hassan Rafi’i Qazvini

47 tahun yang lalu, tanggal 24 Dey 1353 HS, Ayatullah Sayid Abol Hassan Rafi’i Qazvini meninggal dunia dalam usia 83 tahun dan dikuburkan di komplek suci Hazrate Fathimah Maksumeh di kota Qom.

Ayatullah Sayid Abol Hassan Rafi’i Qazvini

Ayatullah Abol Hassan Rafi’i Qazvini lahir pada tahun 1270 Qs di kota Qazvin. Beliau menimba ilmu-ilmu keagamaan di kota Qazvin dan Tehran. Di Tehran beliau belajar pada ulama seperti Mirza Abdunnabi Nouri, Mirza Hassan Kermanshahi dan Mohammad Ali Shah Abadi, sehingga mencapai derajat keilmuan yang tinggi baik aqli maupun naqli.

Setelah tibanya Ayatullah Sheikh Abdulkarim Yazdi ke kota Qom, Ayatullah Mirza Qazvini pun bertolak menuju Qom dan mengajar serta menulis karya-karyanya di sana. Akhirnya setelah bertahun-tahun tinggal di Qom, Ayatullah Mirza Qazvini kembali ke kampung halamannya, Qazvin.

Mirza Qazvini banyak mencetak murid-murid hebat seperti Ayatullah Hassan Zadeh Amoli, Mohammad Emami Kashani dan Imam Khomeini ra.

Ayatullah Mirza Qazvini merupakan pribadi luar biasa yang mampu menguasai ilmu aqli dan naqli hingga ke tingkat sempurna. Beliau banyak meninggalkan karya ilmiah seperti Masalah Raj’ah dan Haji dan Khums.

Abu Ayad Gugur Syahid
 
31 tahun yang lalu, tanggal 14 Januari 1991, agen dinas Rahasia Israel, Mossad, melakukan teror terhadap Abu Ayad, salah seorang pejabat tinggi PLO di Tunisia.

Abu Ayad adalah anggota komite pusat dan pejabat keamanan kelompok Fatah, salah satu sayap terpenting PLO. Bersama Abu Ayad, beberapa tokoh PLO lain juga menjadi korban dalam aksi teror Mossad di Tunisia tersebut.
 
Teror tersebut membuktikan bahwa rezim Israel dalam aksinya untuk meredam perjuangan rakyat Palestina sama sekai tidak memperdulikan hukum internasional. Selain melakukan teror terhadap pejabat Palestina di Tunisia, Israel juga melakukan aksi serupa di negara-negara lain seperti Lebanon.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.