Suaranya Ditangguhkan di PBB, Ini Penjelasan Jubir Kemenlu Iran

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran terkait penangguhan hak suara negara ini di PBB mengatakan, di tengah semua kesulitan yang dihadapi, pemerintah Iran berhasil menyediakan dana untuk membayar iuran keanggotaan di PBB, dan tengah melakukan negosiasi untuk menyelesaikan masalah ini.

Saeed Khatibzadeh, Rabu (12/1/2022) mengumumkan, “Republik Islam Iran sebagai salah satu anggota pendiri dan aktif PBB, merasa berkomitmen untuk membayar penuh dan tepat waktu iuran keanggotaan di PBB, serta organisasi-organisasi internasional lainnya.”

Ia menambahkan, “Sungguh disayangkan selama dua tahun berturut-turut, dikarenakan sanksi menindas dan ilegal Amerika Serikat, pembayaran iuran keanggotaan Iran di PBB mengalami masalah.”

Menurut Jubir Kemenlu Iran, saat ini sebuah koridor aman untuk pembayaran cepat iuran keanggotaan PBB, tengah dipersiapkan.

Khatibzadeh menegaskan, “Sekjen PBB dan Sekretariat lembaga ini sudah selayaknya memperhatikan secara khusus kondisi negara-negara yang disanksi ilegal, dan membantu negara-negara ini dalam pembayaran iuran.”

Media-media Barat pada Rabu mengabarkan penangguhan hak suara delapan negara anggota PBB termasuk Iran, karena menunggak biaya iuran keanggotaan. (HS)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.