Ryabkov: Rusia Bisa Tempatkan Pasukan di Kuba dan Venezuela

Deputi Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, jika Amerika Serikat dan NATO menolak prakarsa keamanan Moskow, maka tidak menutup kemungkinan Rusia menempatkan infrastruktur militernya di Kuba dan Venezuela.

Sergei Ryabkov, Kamis (13/1/2022) menuturkan, AS dan NATO menolak tuntutan kunci Moskow untuk memastikan pencegahan perluasan militer kedua pihak ke Ukraina dan negara-negara bekas Uni Soviet lain.

Ia menambahkan, perbedaan tajam dalam strategi menyebabkan terciptanya keraguan terkait kemungkinan berlanjutnya dialog.

Dikutip Associated Press, Ryabkov menjelaskan tidak ada alasan untuk mengorganisir putaran baru dialog dalam waktu dekat terkait jaminan keamanan, dan sekarang dialog dilanjutkan dalam berbagai bidang berbeda.

Pada saat yang sama Deputi Menlu Rusia tidak membantah atau mengonfirmasi kemungkinan Moskow menempatkan infrastruktur militernya di Kuba atau Venezuela.

“Semuanya tergantung pada langkah mitra-mitra kami dari AS, dan Presiden Vladimir Putin sudah memperingatkan jika AS bertindak memprovokasi Rusia, dan meningkatkan tekanan militer atas Moskow, maka Rusia dapat melakukan tindakan militer-teknis,” pungkasnya. (HS)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.