Mencermati Kunjungan Penjabat Menteri Luar Negeri Taliban ke Tehran

Amir Khan Muttaqi, penjabat menteri luar negeri pemerintah sementara Taliban di Afghanistan, tiba di Tehran sebagai kepala delegasi pada Sabtu (08/01/2022) sore.

Abdul Qahar Balkhi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Taliban mengakui kunjungan Amir Khan Muttaqi ke Tehran dan mengatakan, “Selama kunjungannya ke Tehran, Amir Khan Muttaqi akan bertukar pandangan dengan para pejabat Iran mengenai masalah politik, ekonomi, transit, dan pengungsi Afghanistan di Iran.”

Abdul Qahar Balkhi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Taliban

Kunjungan pejabat senior Taliban ke Tehran dilakukan saat Iran berulang kali meminta Taliban untuk membentuk pemerintahan inklusif dengan partisipasi semua suku Afghanistan agar diakui.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh baru-baru ini mengatakan, “Apa yang paling ditekankan Iran dan negara-negara tetangga di Afghanistan adalah pembentukan pemerintah inklusif yang mencerminkan keragaman etnis dan demografi Afghanistan.”

Baca juga: Menlu Taliban Berkunjung ke Iran

Kunjungan penjabat Menteri Luar Negeri Taliban ke Tehran menunjukkan bahwa kelompok itu sangat mementingkan membangun hubungan dengan negara-negara tetangga Afghanistan dan berusaha untuk memenangkan persetujuan yang menguntungkan mereka demi pengakuan formal kekuasaan Taliban di negara itu.

Iran, yang sejak Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, telah menekankan perlunya membentuk pemerintahan inklusif di negara itu dengan partisipasi semua kelompok etnis, dan memberikan perhatian serius pada masalah rakyat Afghanistan serta membantu menyelesaikannya di situasi saat ini.

Dengan munculnya kembali Taliban berkuasa di Afghanistan, masalah ekonomi warga Afghanistan bertambah dengan adanya blokade aset Afghanistan oleh Amerika Serikat, penghentian bantuan keuangan internasional yang besar, dan munculnya tanda-tanda runtuhnya sistem perbankan dan ekonomi Afghanistan.

Amir Khan Muttaqi, penjabat menteri luar negeri pemerintah sementara Taliban di Afghanistan, tiba di Tehran sebagai kepala delegasi pada Sabtu (08/01/2022) sore.

Dengan pemerintah Taliban tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan semua warga Afghanistan, PBB baru-baru ini memperingatkan bahaya kelaparan bagi jutaan orang di Afghanistan.

Karena kesulitan rakyat Afghanistan dalam memenuhi kebutuhan mereka, termasuk makanan dan obat-obatan, Iran telah mengirimkan sekitar 14 pengiriman bantuan kemanusiaan kepada rakyat negara itu dalam beberapa bulan terakhir.

Iran tidak memasukkan masalah politik dalam pengiriman bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan, tetapi selalu menekankan perlunya pemerintah yang inklusif di Afghanistan dalam pembicaraan antara Tehran dan pemerintah Taliban, dan menyebutnya sebagai jalan keluar dari krisis saat ini.

Republik Islam Iran menjadi tuan rumah dari pertemuan kedua negara-negara tetangga Afghanistan adalah salah satu langkah yang diambil oleh Tehran sebagai bagian dari upaya untuk membantu menstabilkan negara dan memperbaiki tantangan ekonomi, yang tentu saja masalah ini tidak diabaikan oleh pejabat pemerintah Taliban.

Baca juga: Taliban Serukan Dukungan Masyarakat Internasional Bantu Afghanistan

Dalam keadaan seperti itu, delegasi dari Taliban yang dipimpin oleh Amir Khan Muttaqi, penjabat Menteri Luar Negeri Taliban, telah tiba di Tehran untuk membahas dengan para pejabat Iran terkait kerja sama ekonomi bilateral dan kelanjutan bantuan kemanusiaan Iran ke Afghanistan sampai situasi ekonomi negara itu membaik.

Amir Khan Muttaqi, penjabat Menteri Luar Negeri Taliban

Iran, yang telah menampung jutaan pengungsi Afghanistan selama beberapa dekade terakhir, kini siap mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan demi mencegah krisis kemanusiaan di negara itu, mengingat kebutuhan rakyatnya di sektor makanan dan obat-obatan. Karena bagaimanapun juga bahaya krisis ini akan mempengaruhi negara-negara kawasan.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *