Kamp Rohingya di Bangladesh Terbakar, Ribuan Pengungsi Kehilangan Hunian

Cox’s Bazar: Kebakaran melanda sebuah kamp pengungsi Rohingya di wilayah tenggara Bangladesh pada Minggu, 9 Januari 2022. Menurut keterangan otoritas setempat dan sejumlah saksi mata, ratusan rumah hangus terbakar dalam waktu singkat.
 
Sejauh ini, tidak ada laporan korban tewas atau luka dalam kebakaran tersebut.
 
Dilansir dari Guardian, kebakaran melanda Camp 16 di Cox’s Bazar, sebuah distrik perbatasan yang telah menjadi rumah bagi lebih dari satu juta pengungsi Rohingya. Sebagian besar dari mereka adalah Rohingya yang melarikan diri dari operasi militer Myanmar di Rakhine pada Agustus 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Mohammed Shamsud Douza, pejabat pemerintah Bangladesh untuk urusan pengungsian, mengatakan bahwa petugas layanan darurat telah berhasil memadamkan kebakaran di Camp 16. Penyebab pasti kebakaran di sana belum diketahui.
 
“Semuanya hangus terbakar. Banyak orang kehilangan rumah,” kata Abu Taher, salah satu pengungsi Rohingya.
 
Sementara itu dalam peristiwa terpisah di hari yang sama, kebakaran melanda sebuah pusat penanganan Covid-19 di kamp pengungsi lainnya di Cox’s Bazar. Tidak ada korban tewas dan luka dalam peristiwa tersebut.
 
Maret lalu, kebakaran melanda kamp pengungsian terbesar dunia di Cox’s Bazar, menewaskan setidaknya 15 pengungsi dan menghanguskan lebih dari 10 ribu bangunan semipermanen.
 
Salah satu yang terbakar adalah rumah sakit lapangan Turki. Selang satu tahun, Turki membangun kembali rumah sakit tersebut atas perintah Presiden Recep Tayyip Erdogan.
 
“Kami tidak bisa membiarkan begitu saja orang-orang tertindas ini. Bangladesh adalah rumah bagi orang-orang ini,” ungkap Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu yang meresmikan pembukaan kembali rumah sakit di kamp pengungsi Rohingya.
 
Baca:  Rumah Sakit Lapangan Turki Kembali Dibuka di Kamp Pengungsian Rohingya
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.