Anggota Parlemen Lebanon: AS Jegal Ekstraksi Migas Lebanon

Anggota parlemen Lebanon menyatakan bahwa Amerika Serikat memblokir ekstraksi minyak dan gas Lebanon karena alasan politik.

Kantor Berita Anadolu pada hari Senin (10/1/2022) melaporkan, Hussein Alhaj Hassan, anggota faksi Loyalitas Perlawanan yang berafiliasi dengan Hizbullah dalam pertemuan dengan pejabat kantor dan lembaga publik di provinsi Baalbek Al-Hermel mengatakan, “Kami saat ini berada dalam situasi yang sulit, karena alasan internal terkait kebijakan ekonomi yang bergantung, serta kondisi eksternal terkait sanksi dan blokade,”.

“Lebanon akan menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam sejarahnya dua tahun lalu setelah jatuhnya mata uang nasional Lira dan kekurangan obat-obatan, bahan bakar dan barang-barang pokok lainnya,” ujarnya.

“Kita tidak boleh membiarkan kondisi berlanjut. Oleh karena itu, Lebanon mengekstraksi minyak dan gasnya untuk memecahkan banyak masalah yang dihadapi,” tegas Al Haj Hassan.

Menurutnya, masalah terbesar yang mempengaruhi situasi ekonomi Lebanon mengenai masalah listrik.

Lebanon telah menderita krisis parah selama berbulan-bulan, terutama di sektor energi, karena kekurangan bahan bakar, yang menyebabkan pemadaman listrik yang lama di rumah-rumah dan lembaga-lembaga pemerintah sebagai akibat dari kekurangan pembangkit listrik yang parah.

Krisis bahan bakar menjadi salah satu konsekuensi paling menonjol dari krisis ekonomi parah yang dihadapi Lebanon sejak akhir 2019, karena keruntuhan keuangan, terutama kurangnya devisa yang memadai untuk mengimpor barang-barang kebutuhan pokok seperti bahan bakar dan obat-obatan.(PH)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.