Garut Kebut Revitalisasi Situ Bagendit

Garut: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Jawa Barat, tengah berupaya menyelesaikan revitalisasi objek wisata Situ Bagendit di Desa Sukamukti, Kecamatan Bayuresmi. Targetnya, pembangunan dapat selesai pada akhir Januari 2022.
 
Penyelesaian revitalisasi tersebut sudah mencapai 90% dengan nilai kontrak sebesar Rp81 miliar. 
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan, mengatakan revitalisasi objek wisata Situ Bagendit selama ini terus dilakukan karena ada beberapa spot belum selesai 100% seperti menara pandang dan taman.  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Pembukaan kawasan objek wisata sekarang ada dua opsi yaitu langsung dibuka ketika selesai atau menunggu operator ditunjuk baru dibuka. Ini karena Gubernur Jabar juga sempat menyoroti beberapa bagian harus diselesaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. Contohnya, ada satu tempat harus ditumbuhi rumput dan dalam perjanjian kerja harus dikerjakan,” katanya, Sabtu, 8 Januari 2022.
 
Ia mengatakan, kondisi Situ Bagendit saat ini tertutup tanaman teratai dan pemandangan di objek wisata kurang bagus. 
 
Baca juga: 380 Personel Polda Papua Bantu Penanganan Banjir dan Longsor Jayapura
 
“Kami belum berani memastikan objek wisata Situ Bagendit dapat kembali dibuka bagi para wisatawan. Kalau ada anggaran akan lebih cepat, sebulan penuh semuanya itu bisa selesai,” ujarnya. 
 
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan revitalisasi pembangunan objek wisata Situ Bagendit mulai dari membangun pintu masuk, dermaga wisata, area parkir, UMKM, amfiteater, masjid, dan bangunan penunjang lain. Untuk lahan yang dibutuhkan pada tahap pertama seluas 3,5 hektare dengan panjang 6,7 kilometer. 
 
“Pembangunan Pulau Nusa Kelapa seluas 2,3 hektare dan jangka waktu yang ditetapkan dalam kontrak selama 435 hari atau lebih 14 bulan,” terang dia.
 
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, jika pengerjaan cepat, pihaknya optimistis situ sudah bisa kembali beroperasi pada Februari 2022 agar bisa dimanfaatkan. 
 
“Kami tetap berharap agar Situ Bagendit dapat beroperasi kembali sebelum jalur kereta api Cibatu-Garut diresmikan. Sebab, salah satu tujuan reaktivasi jalur kereta tersebut yakni meningkatkan sektor pariwisata berada di Kabupaten Garut dan tujuan kereta api mau ke Situ Bagendit tapi kalau kereta api dibuka dan Bagendit belum, jadi kurang maksimal,” imbuh Ridwan Kamil.
 
Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *