Sekring Berfungsi untuk Apa pada Motor? Ini 3 Peran Pentingnya

Suara.com – Sekring, pada umumnya, memiliki fungsi utama untuk mengamankan jaringan atau aliran listrik agar tidak terjadi korsleting. Pada motor, sekring berfungsi untuk menjaga keamanan aliran listrik sehingga setiap komponen mendapatkan listrik sesuai dengan kebutuhannya, tidak terlalu tinggi.

Fungsi Sekring Motor adalah…

Ada beberapa fungsi sekring yang wajib Anda pahami, sehingga tahu mengapa sekring harus terus dipastikan berfungsi optimal setiap saat.

1. Memutus aliran listrik jika terjadi korsleting secara tiba-tiba di komponen motor.

Baca Juga: Banjir Peminat, Puluhan Ribu Bikers Ikut Pelatihan Safety Riding Astra Motor Yogyakarta

2. Melakukan perlindungan pada komponen elektronik di motor sehingga tidak terjadi kerusakan ketika terjadi lonjakan daya.

3. Berperan sebagai sensor saat ada yang tidak normal pada sistem kelistrikan motor.

Seperti yang Anda pahami, motor harus memiliki daya listrik tertentu untuk bisa beroperasi secara optimal. Ketika daya listrik yang diterima tidak pada tingkat yang diperlukan, dapat dipastikan akan ada gangguan yang muncul pada motor sehingga berpotensi mengalami kerusakan.

Ilustrasi sekring motor. (suzuki.co.id)
Ilustrasi sekring motor. (suzuki.co.id)

Jenis Sekring yang Digunakan pada Motor

Jika dilihat dari jenisnya, setidaknya ada dua sekring yang digunakan pada motor yang beredar di jalanan Indonesia secara umum.

Baca Juga: Produsen Bahan Bakar Mulai Pasang ‘Kuda-Kuda’ untuk Memproduksi Hidrogen, Ini Kendalanya

Pertama , adalah sekring tabung yang digunakan pada motor keluaran lama. Bentuknya berupa tabung yang mudah dilihat kondisinya, namun cukup ringkih jika ditinjau dari sisi bahan penyusunnya.

Kedua, sekring tancap atau juga dikenal dengan fuse blade, yang cenderung lebih sering digunakan pada motor baru. Pemasangannya sangat mudah, tinggal ditancapkan saja sesuai dengan namanya. Sekring tancap sendiri terbagi lagi jadi 6 kategori, berdasarkan kapasitasnya (oranye 5 ampere, merah 10 ampere, biru 15 ampere, kuning 20 ampere, bening atau ungu 25 ampere, dan hijau 30 ampere).

Membawa Sekring Motor Cadangan

Jika motor Anda memiliki resiko pada masalah sekring, ada baiknya Anda mendatangi bengkel kepercayaan Anda. Tanyakan, kira-kira jenis sekring mana yang paling tepat untuk dibawa saat bepergian sehingga bisa diganti ketika keadaan darurat.

Setidaknya jika kondisi benar-benar terpaksa, Anda bisa menggantikan sekring tersebut dengan sekring cadangan yang memiliki kapasitas serupa.

Well, itu tadi sedikit informasi sekring yang berfungsi untuk mengamankan aliran listrik yang ada di dalam motor. Semoga bermanfaat, dan selamat menjalankana aktivitas Anda kembali!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.