Iran Perbarui Daftar Sanksi terhadap AS

Kementerian Luar Negeri Iran memperbarui daftar sanksi terhadap individu Amerika Serikat, yang terlibat dalam pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani dan rekan-rekannya.

Keputusan itu diambil dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Melawan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Aksi Terorisme Amerika Serikat.

“Selain menyanksi para pejabat tinggi pemerintah AS, termasuk Presiden Donald Trump, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, dan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, sejumlah pejabat lain juga dimasukkan dalam daftar ini karena peran mereka dalam kejahatan terorisme AS terhadap Jenderal Soleimani,” kata pernyataan Kemenlu Iran, Sabtu (8/1/2022).

“Individu yang bersangkutan, pada kasus tertentu, terlibat dalam pengambilan keputusan, perencanaan, pengorganisasian, pendanaan, dukungan, pengarahan, atau pelaksanaan tindakan teroris di atas, atau dengan mendukung kejahatan keji ini, mereka mempromosikan terorisme yang merupakan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional,” jelasnya.

Kemenlu Iran menekankan bahwa dengan aksi terorisnya, pemerintah AS secara terbuka melanggar komitmen internasionalnya di bidang kontra-terorisme dan pendanaan teroris, khususnya (kewajiban) menahan diri dari mengorganisir tindakan terorisme.

“(Pemerintah AS) melanggar komitmennya untuk menghormati dan melindungi hak asasi manusia, dan melakukan pelanggaran di tingkat internasional,” tegasnya.

Di antara pejabat AS yang ditambahkan ke daftar sanksi oleh Iran adalah Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Mark Alexander Milley, mantan Penasihat Keamanan Nasional Robert Charles O’Brien Jr, dan Panglima Komando Siber AS Paul Miki Nakasone. (RM)

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *